Apa Arti Dot Com Life Style Bagi Anda?

Gaya hidup atau life style dari masing-masing kita memang beragam. Dan untuk urusan blogging, gaya hidup seorang blogger tentu tak jauh-jauh dari aktivitas rutinnya, yaitu menulis, research, update postingan blog, sosialisasi di jejaring sosial, maupun sekedar mematri aktualisasi diri di jagad internet. Dengan kata lain, itulah yang dinamakan dengan progress.

Progress is theΒ life-style of man. The general life of the human race is called Progress, and so is its collective march. Progress advances, it makes the great human and earthly journey towards what is heavenly and divine… (Victor Hugo)

Gaya hidup pun sering mengacu pada tujuan dari blogging itu sendiri, bahkan itu dijadikan visi akan bagaimana gaya hidup kita nantinya setelah goal blogging tercapai. Misal, ingin memiliki penghasilan besar lewat blogging sehingga bisa membeli apapun yang kita mau, mobil mentereng, rumah megah, jalan-jalan keliling dunia dan masih banyak lagi yang sifatnya materi.

Apakah memang begitu? John Chow memberikan perspektif menarik tentang hal ini melalui cuplikan video berikut:

 

Sangat inspiratif. Ternyata kebebasan finansial dan waktu luang hanyalah efek kecil dari sesuatu yang paling berharga, yaitu keluarga.

Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini?

Share Button

About Darin

Hai, terima kasih sudah membaca artikel di blog ini. Untuk selanjutnya, Anda bisa berlangganan artikel secara gratis via RSS Feed atau lewat Email. Dan untuk mengenal saya lebih dekat, mari cuap-cuap bareng di Twitter dan jangan lupa sempatkan buka laman About dan Arsip blog ini.
This entry was posted in Inspirasi and tagged , . Bookmark the permalink.

25 Responses to Apa Arti Dot Com Life Style Bagi Anda?

  1. Cahya says:

    Saya belum memikirkannya sampai sejauh itu, hal-hal sampingan ya berjalannya di samping, namun jika ada sesuatu yang ingin dicapai, barangkali itu ada di depan sana. Blog sementara ini ada di samping saya selalu menemani.

    • Dendy Darin says:

      Memang cocok untuk Bli Cahya yang sudah menentukan jalur karir di dunia kesehatan sekaligus punya jiwa kepenulisan yang mantep :)

  2. danyf5habibi says:

    Kalau gaya hidup saya, mungkin hanya update posting dan bersosialisasi saja.
    Selebihnya tidak ada, tapi benar juga yang dikatakan Jhon Chow di atas.
    Bahwa kebebesan finansial hanyalah efek kecil dari, sesuatu yang paling berharga, yaitu keluarga. :)
    Jadi berikanlah sedikit waktu untuk keluarga.

    • Dendy Darin says:

      Untuk kita yang baru semangat ngeblog dan belum menentukan tujuan secara spesifik, ngeblog memang sah2 saja mas untuk sekedar posting dan sosialisasi. Tapi bila memikirkan blog untuk jangka panjang, apalagi kita akan terus bertambah umur, blog bisa dijadikan alternatif tuk mencapai tujuan2 seperti yg john chow bilang.
      Setuju, family first :)

  3. @dhanz_ztya says:

    Saya masih mengalir begitu saja mas, kalaupun ada sesuatu hasil yang lebih itu memang bonus yang memang sesuai dengan apa yang dikerjakan.. Memang betul kesemuanya itu adalah untuk keluarga kita tercinta, kebahagiaan mereka adalah sebuah kesuksesan besar bagi kita..

    • Dendy Darin says:

      Mengalir asal di jalur yang telah ditentukan ok2 aja mas Dhan. Takutnya nanti ngalir ke hal2 yang tak diinginkan hahaha πŸ˜€
      Ya, mau tak mau kita juga harus memikirkan masa depan kan? :)

  4. utk sementara ini, blog belum bisa menjadi bagian dari gaya hidup keseharian saya, mas dendy. maklum, blog baru sebatas menjadi asesoris, sebatas pelengkap utk bisa membuat aktivitas offline saya jadi lebih berwarna. *halah*

    • Dendy Darin says:

      Hahaha, wah ternyata pak Sawali bisa nyeplos *halah* juga ya? πŸ˜€
      Iya pak, aktivitas blogging bagi tiap orang memang berbeda-beda motifnya. Saya baru tau kalau blog juga bisa dijadikan asesoris hehe :)

  5. Ami says:

    Time freedom and money freedom. Jadi ingat, seperti inilah atasan-atasan MLM memicu downline baru untuk meninggalkan comfort zone sebentar saja.

    Tidak mudah untuk mencapainya tentu saja. Hanya beberapa gelintir yang bisa begitu. Tapi menurutku manusia perlu mensyukuri apa yang dimilikinya. Ada yang memang jam kerjanya mesti lembur, atau terpaksa kerja keluar kota balik setelah beberapa minggu. Bahkan ada yang tki, beberapa blogger yang aku kenal tki.

    Untuk dijadikan cita-cita boleh, tapi tetap mensyukuri semua yang dimiliki, tidak workaholic sampai meninggalkan keluarga jarang pulang toh. nanti kayak bang Toyib…

    • Dendy Darin says:

      Yup Mi bener banget. Pancingan kebebasan waktu dan finansial betul2 sangat menggiurkan, tapi kadang itu hanya sebatas wacana. Betul, ga banyak dari kita yang mampu ‘membayar di muka’ dulu untuk kesuksesan di masa datang.
      Kamu dah baca buku ‘Mimpi Sejuta Dolar’nya Merry Riana? Perjuangannya sungguh luar biasa, dan mungkin nanti saya review juga di sini.
      Hahaha, waduh nyindir nih πŸ˜€ Makanya sekarang merintis kerjaan yg menjanjikan dan bisa dilakukan tanpa jadi Bang Toyib hehe :)

  6. jarwadi says:

    blog bagi saya. saya tidak tahu itu masuk ruang gaya hidup atau bukan. saya suka menulis blog begitu saja. suka blog walking. efek sampingnya sampai saat ini blog berjalan di samping saya. begitu saja. suka

    :)

  7. die says:

    Blgo masih menjadi bagian yang paling kecil dalam keseharian, sebagai time killer dan sedikit sosialisasi. Blog mungkin tidak akan pernah menghasilkan uang buat saya. :(

  8. marsudiyanto says:

    Bagi sebagian orang mungkin bisa, tapi untuk saya sendiri kayaknya masih jauh…
    Salam!

  9. penginnya masss… :)
    bisa beli rumah, mobil, pikinik piknik, dan memperkerjakan orang yang banyakkkkk…. :)

  10. Kaget says:

    Blog menjadi bagian dari gaya hidup? Ada berapa orang di negeri kita yang menjadikan efek blog dan gaya hidup mereka yang dominan berubah? Ini belum bisa diterapkan di negeri kita, apalagi sekarang ini persaingan blog semakin hebat :)

    • Dendy Darin says:

      Persaingan? Kalau konteksnya bersaing dengan kemalasan, itu bagus. Tapi kalau persaingan antar blog, lha apa yang jadi patokannya? Jumlah visitor? PR? Alexa? πŸ˜€

  11. Ipras says:

    Meski blogging memang bukanlah gaya hidup saya sebenarnya, tapi tanpa adanya tujuan dari aktivitas blogging itu sendiri, serasa tidak ada manfaat yang bisa saya peroleh darinya.

    Maka dari itu, meski aktivitas blogging memang merupakan aktivitas sampingan saya, tapi tetap saja sekiranya perlu ada ‘nyawa’ dari aktivitas tersebut :)

    • Dendy Darin says:

      Betul sekali mas Ipras. Percuma juga kalau ngeblog tanpa ada manfaat yang bisa diambil. Dan manfaat itu memang luas sekali cakupannya. Ada yang berupa materi dan non-materi.
      Wah, ‘nyawa’ ya? Apakah ‘nyawa’ tersebut? πŸ˜€

  12. Endy says:

    dulu saya cuma bermain dengan blog, sekarang karena berbagai komentar dari teman atas apa yang saya tulis, saya seakan-akan menjadikan blog sebagai sebuah kebutuhan yang harus saya penuhi..

    Dengan blog, kita bebas mengeluarkan pemikiran, dan kalau pun ada pro dan kontra, nah disitulah seninya bagi saya..

  13. bro eser says:

    Belum terpikir sampai sejauh itu bro…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *