Avril Lavigne: Rocker, Entrepreneurship Dan Kemanusiaan

Bukan rahasia lagi kalau saya adalah fans berat Avril Lavigne, rocker cewek kelahiran Ontario, Kanada, 26 tahun silam itu. Selain kekuatan lirik-liriknya yang beraroma emansipasi dan kesetaraan gender, ia juga mampu menginspirasi dalam hal lain. Meski tiga album sebelumnya – Let Go (2002), Under My Skin (2004) dan The Best Damn Thing (2007) – selalu sukses meraup banyak penghargaan dan bertengger di Top 10 chart-chart musik dunia, Avril selalu berusaha untuk tetap low profile. Seperti katanya…

I liked being a minor because you can’t get into trouble. Now I just have to try and behave myself.

Bahkan ketika akhirnya bercerai dengan Deryck Whibley – vokalis SUM 41 – setelah tiga tahun menjain pernikahan (2006 – 2009), Avril masihlah seratus persen seorang anti narkoba. Kekecewaan dalam kehidupan pribadi tak lekas membuatnya down. Ia kembali survive. Dan semua tercurah di single Goodbye pada album yang baru dirilis Maret 2011 lalu (Goodbye Lullaby).

Goodbye, goodbye, goodbye my love
I can’t hide, can’t hide, can’t hide what has come
I have to go, I have to go, I have to go and leave you alone
But always know, always know, always know that I love you so, I love you so, I love you so…

It’s so romantic.

Thus, ternyata Avril pun memiliki jiwa kewirausahaan yang apik. Menyadari bahwa dirinya juga berbakat dalam fashion design, Avril merilis koleksi karya-karyanya dengan trademark Abbey Dawn. Sebuah kumpulan mode bertajuk juniors lifestyle, dengan ciri khas bergaya gothic, seperti tengkorak, zebra, pola bintang-bintang, serba ungu-hitam dan pesan-pesan semi provokatif ala anak muda, sesuai statement-nya: I actually am the designer. What’s really important to me is that everything fits well and is well-made, so I try everything on and approve it all.

Tak cukup di bidang fashion, rocker yang sering dijuluki anti-Britney ini pun merambah ke industri parfum yang dinamakannya Black Star. Yang unik, ketika ditanya kenapa memilih nama itu, Avril berujar:

I wanted  to be a star, and my colors are pink and black, and Black Star resembles being different, and standing out in the crowd, and reaching for the stars; the whole message is just about following your dreams, and it’s okay to be unique and be who you are.

Ok, setelah menjadi musisi berbakat plus berjiwa entrepreneurship, satu hal lagi yang membuat saya makin salut. Avril adalah salah satu dari sekian artis yang ikut berpartisipasi dalam bidang kemanusiaan, seperti pendidikan, kesehatan dan pemulihan pasca bencana. Keterlibatannya terekam saat bersama musisi-musisi lain membantu pendanaan organisasi-organisasi nirlaba menangani tragedi gempa di Haiti tahun 2010 silam. Sampai akhirnya, ia mendirikan The Avril Lavigne Foundation, sebuah yayasan nirlaba yang bertujuan membantu generasi muda yang memiliki penyakit dan ketidakmampuan khusus. Well, good job, Avril.

Kini, saat selang sehari lagi penembang hits Complicated ini melanjutkan tur dunianya di Jakarta, saya hanya bisa berharap suatu hari bisa berfoto bareng dan mendapatkan tandatangannya. *hehe*

Dan untuk blogger, ia berpesan:

I’m just coming out and I’m going to clearly be myself – I write what I feel, I never worry what others think.

So, keep blogging, and see you soon, Avril!

sumber gambar: http://nicewallpaper.tk/Avril_Lavigne.html
Share Button
This entry was posted in Blogging, Inspirasi, Opini and tagged , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

42 Comments

  1. Posted 10/05/2011 at 17:31 | Permalink

    UYEAH!
    Avril is the best lah om! btw nonton konsernya kagak om?

  2. Posted 10/05/2011 at 18:33 | Permalink

    (Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
    Banyak artis-artis dunia yang concern pada bidang-bidang kemanusiaan dan (juga) lingkungan. Kek Michael Jackson yang dulu punya kepedulian yang cukup tinggi pada perubahan iklim.

    • Posted 11/05/2011 at 11:54 | Permalink

      Betul mas Alam. Dan Avril ini salah satunya 🙂

  3. Rohani Syawaliah
    Posted 10/05/2011 at 18:18 | Permalink

    I love avril too

    waaaahhhhhhhh

  4. Posted 10/05/2011 at 22:01 | Permalink

    ada 2 lagu avril yg favorit bagi saya mas.. i’m with you sama lagu OST Eragon mas.. Keep Holding on pa ya

    • Posted 11/05/2011 at 12:00 | Permalink

      I’m With You mantep mas Tom. Yup, Keep Holdin’ On juga keren 🙂

  5. Posted 10/05/2011 at 22:18 | Permalink

    Usut punya usut, katanya si Avril akan manggung di Indonesia. Apakah benar itu???

    • Posted 11/05/2011 at 12:01 | Permalink

      iya mas Dany, tanggal 11 Mei ini manggung di Jakarta.
      Dan saya cuma bisa manyun ga bisa nonton, huhuhu 🙁

  6. Ami
    Posted 10/05/2011 at 20:40 | Permalink

    Jadi ngetop tapi masih punya sisi kemanusiaan itulah yang membuat seseorang membumi. Hidup bukan untuk jadi sosialita yang pamer perhiasan. Btw, yah, dia gak mau jadi seorang cewek imut, girly, banyak pake bling bling. Dulu awalnya asesorinya dasi, sekarang enggak lagi. Kemiripan sama aku, ada bau-bau pemberontak, hehehe…

    • Posted 11/05/2011 at 11:57 | Permalink

      Awalnya juga saya sempat heran Mi. Image Avril berubah drastis setelah pernikahan. Tapi itu cuma sebatas penampilan, karena kalau masalah musikal masih tetap gaya Avril. Ya, betul, agak2 berbau pemberontak, he2 🙂

  7. Posted 10/05/2011 at 23:58 | Permalink

    Kalau sudah berjiwa entrepreneurship apapun pasti bisa menangkap peluang2 yang ada… Avril sudah menunjukkannya, seorang entrepreneur memang seharusnya selalu peduli dengan sesamanya,,,

    • Posted 11/05/2011 at 12:52 | Permalink

      Betul mas Dhan. Dan yang membuat saya kagum, ternyata Avril pintar melihat peluang itu meski penghasilan dari penjualan album dan tur-nya besar. Berarti sepertinya materi bukan segalanya ya mas? Ada sesuatu yang lebih, yaitu pencapaian goal pribadi.

  8. yayats38
    Posted 10/05/2011 at 22:25 | Permalink

    Saya selalu salut sama kreatifitas para bintang yang sukses ini dintambah sama kepedulian sosial mereka …
    Sudah cantik .. peduli lagih he he. Top dah 🙂
    Trims Mas
    Salam

    • Posted 11/05/2011 at 12:54 | Permalink

      Sama mas Yayat. Saya juga sering terkagum-kagum. Ketenaran ternyata tak selalu membuat mereka silau dan lupa menginjak bumi. Ini yang sepatutnya menjadi inspirasi bagi kita semua.
      Salam kembali mas Yayat 🙂

  9. Arif Riyanto
    Posted 10/05/2011 at 22:26 | Permalink

    Hehe,,, idola saya ini 🙂

    • Posted 11/05/2011 at 12:50 | Permalink

      Trims mas Arif sudah berkunjung. Wah, jangan2 punya posternya juga nih kayak saya? 😀

  10. Posted 11/05/2011 at 00:30 | Permalink

    hayoo mas..liat konser avril.. 😀

  11. Aryo Seno
    Posted 11/05/2011 at 01:19 | Permalink

    Avril emang keren…..

    • Posted 11/05/2011 at 13:00 | Permalink

      setuju mas Aryo, semoga ke-keren-annya nular ke kita-kita ya, hehe 😀

  12. choirunnangim
    Posted 11/05/2011 at 02:30 | Permalink

    wah patut dicontoh tuh Mba avril…
    tenar tak membuat dirinya meninggalkan yang haq..

    • Posted 12/05/2011 at 13:11 | Permalink

      Betul mas Choir. Saya jadi membandingkan dengan musisi dan artis di sini yang malah sibuk dengan urusan gosip, perseteruan dan semacamnya. mengapa mereka tak berfikir dalam skala humanity?

  13. TuSuda
    Posted 11/05/2011 at 07:41 | Permalink

    Pesan-pesannya sangat menyentuh :”Menulislah sesuai dengan apa yang dirasakan”
    Semoga semakin sukses dengan konser-konser berikutnya.
    SALAM buat idolanya ya Mas… 8)

  14. Gaphe
    Posted 11/05/2011 at 08:37 | Permalink

    Saya lumayan suka juga sama avril, karena tiap dia ngeluarin album selalu saja ada yang jadi hits. siapa sangka sesosok avril yang mungil, bisa sesukses sekarang..

    dan kalo sekarang yang lagi ngetren plus jadi ‘playlist wajib adalah : what the hell -nya Avril.

    • Posted 12/05/2011 at 13:14 | Permalink

      Yup mas. Juga yang bikin kagum, Avril mampu bertransformasi dari yang sebelumnya terkesan punk, menjadi Avril sekarang yg lebih dewasa, tanpa meninggalkan jati dirinya.
      What the hell? Masuk playlist saya juga mas 🙂

  15. kang ian dot com
    Posted 11/05/2011 at 09:06 | Permalink

    kirain cuma anak muda aja yang suka mas xixi itu favorit saya pas waktu jaman STM dulu hahay.. complicated 😀

    • Posted 12/05/2011 at 13:16 | Permalink

      Hahaha, jangan2 yang judulnya Skater Boy itu kang? 😀
      *tos* dulu ah 🙂

  16. JhezeR
    Posted 11/05/2011 at 11:15 | Permalink

    Avril,saya hanya suka semua lagu di album under my skin,slebihnya tidak.
    Avril, artist cewe pertamax yg saya suka.

    • Posted 12/05/2011 at 13:19 | Permalink

      Betul mas Jhezer, Under My Skin itu juga yg meraih banyak penghargaan ketimbang album lainnya, karena di The Best Damn Thing Avril seperti kehilangan sense-nya.
      Lho, kirain ngefans ma Syahrini mas? Hehe 😀

  17. Adi Nugroho
    Posted 11/05/2011 at 11:26 | Permalink

    saya cuma tahu complicated, sepertinya itu lagu kebesaran avril..

    Salam

    • Posted 12/05/2011 at 13:23 | Permalink

      salam kembali mas Adi. Trims sudah mampir 🙂

  18. Agus Siswoyo
    Posted 11/05/2011 at 13:41 | Permalink

    Neng April, ikutan abang dangdutan yoook…! 🙂

  19. Posted 11/05/2011 at 18:57 | Permalink

    Saya kalau penyanyinya cantik apalagi suaranya merdu pasti suka, Mas. 🙂

    Wah, saya baru tahu biografinya Avril setelah baca artikel ini. Janda kembang berarti sekarang. 🙂

    • Posted 12/05/2011 at 13:25 | Permalink

      Idem dengan saya pak 🙂
      Bener tuh pak, jangan-jangan naksir nih? He he he

  20. Deny Setiyadi
    Posted 12/05/2011 at 00:06 | Permalink

    Wah ternyata ngefans sama Avril juga.
    Saya suka musik2nya Avril 🙂

    • Posted 12/05/2011 at 13:26 | Permalink

      Yup mas Deny. Sesama Avril mania harus bersulang dulu ah *tos* 😀

  21. farizalfa
    Posted 17/02/2012 at 09:50 | Permalink

    Saya juga seorang fans avril lavigne. Semua lagunya saya suka, setiap hari ganti-ganti dengerin lagunya. Hari ini adalah hari buat lagu “4 real” album “goodbye lullaby”

One Trackback

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*