Benarkah Lebih Fokus Akan Meningkatkan Produktivitas?

Antara tahun 1912 hingga tahun 1915, Albert Einstein adalah orang yang sangat fokus. Ia berambisi untuk menemukan teori tentang relativitas yang dapat menyelesaikan permasalahan gravitasi yang saat itu sangat sulit untuk disederhanakan sejak era Newton.

Dan di penghujung tahun 1915, dengan ke-fokus-annya itu akhirnya Einstein mampu melahirkan sebuah teori yang mengguncangkan dunia ilmu pengetahuan. Ya, apa lagi kalau bukan teori relativitas yang masih diperbincangkan hangat hingga hari ini.

Lebih Fokus Berarti Lebih Produktif?

Dari apa yang dilakukan Einstein, tetap fokus pada apa yang ingin dicapai telah terbukti menaikkan juga sisi produktivitasnya sebagai ilmuwan. Kita tak bisa membayangkan jika pada saat yang sama, Einstein juga ikut-ikutan ngeblog, menulis buku, bergabung dengan jaringan sosial, atau berusaha jadi master di bidang IT, apakah teori relativitas itu akan tercipta? No way.

Ini yang kadang berseberangan dengan apa yang kita lakukan sebagai manusia yang hidup di zaman sekarang, termasuk juga saya. Kita cenderung tuk memaknai sukses dengan menabur ‘benih’ sebanyak-banyaknya, seperti berusaha berhubungan dengan sebanyak mungkin orang, ikut terlibat di berbagai project, ikut bergabung dengan sejumlah perkumpulan, mencoba berbagai metode yang ditawarkan, dan lain sebagainya.

Blogging pun setali tiga uang. Kita selalu memandang, bahwa ngeblog dengan cakupan yang lebih luas akan menarik lebih banyak pembaca. Kita juga termakan jargon bahwa semakin banyak follower dan fans di jejaring sosial adalah faktor mutlak untuk memacu produktivitas. Apakah memang benar begitu?

Fokus dan Produktivitas

sumber gambar: telegraph.co.uk

Jawabnya bisa benar, bisa juga tidak. Benar jika kita berkeyakinan bahwa dengan menabur ‘benih’ sebanyak-banyaknya akan lebih memudahkan kita dalam melihat mana ‘benih’ yang menjanjikan dan ‘benih’ mana yang tidak tumbuh dengan semestinya. Contoh kecil, jika kita menabur benih dengan mem-follow puluhan hingga ratusan akun twitter secara random, dan ketika ada beberapa akun tadi mem-follow back, benih itu ternyata ada hasilnya. Namun disaat yang bersamaan, kitapun harus rela dengan membiarkan benih-benih yang lain mati dengan sendirinya.

Lalu bagaimana jika ada gagasan bila kita diharuskan untuk hanya menanam dan merawat satu benih saja? Sepertinya hampir dipastikan bahwa benih itu akan tumbuh pesat dan menghasilkan lebih banyak buah, bukan?

Solusi Bagi Teori Yang Tak Semudah Kenyataan

Harus diakui, memang sangat sulit bagi kita untuk mengikuti prinsip yang dilakoni oleh Einstein. Hidup harus lebih berwarna men, betul? Apalagi jika kita terlalu fokus dengan satu hal dan kemudian sesuatu itu gagal, nah, Β resiko yang terjadi sungguh tak ternilai. Kita terpaksa memulai lagi dari awal dan kembali memaksa diri untuk fokus dengan cara-cara yang berbeda. Singkat kata, teorinya mudah, tapi prakteknya?

Disini saya ingin membagi tips tentang produktivitas yang ditulis oleh Cal Newport, yaitu membagi seluruh kegiatan yang kita lakukan dengan membaginya dalam 3 (tiga) kategori, yakni Profesi, Sampingan dan Personal.

  • Di kategori Profesi, tulis semua aktivitas yang masuk dalam cakupan profesi (jika Anda seorang pelajar, bisa ditulis tentang jurusan/kelas atau kegiatan ilmiah yang dikerjakan).
  • Di kategori Sampingan, tulis seluruh kegiatan yang dilakukan secara sambil lalu, misal: ngeband, ngeblog, rencana membuat buku, ebook dan lain-lain.
  • Di kategori Personal, tulis dengan kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan diri, seperti fitness, membaca buku, belajar web dan sebagainya.
  • Di masing-masing kategori, beri tanda bintang pada satu atau dua kegiatan yang dirasa paling penting. Lalu cari kegiatan-kegiatan lainnya yang kira-kira bisa dihentikan tanpa konsekuensi yang besar. Coret atau silang kegiatan tersebut.
  • Nah, untuk kegiatan-kegiatan yang masih tersisa, buat rencana satu atau dua minggu ke depan untuk menyelesaikannya sesegera mungkin.
  • Jadi kini tinggal beberapa kegiatan yang ditandai bintang yang tersisa. Itulah esensinya, dan kita bisa mulai fokus dan lebih produktif dengan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut.

Tips-tips yang patut dicoba, dan dari pengalaman pribadi, fokus pada satu bidang memang memberikan pengaruh yang tidak sedikit dalam hal produktivitas. Tapi saya pun menyadari, bahwa dengan begitu saya juga ‘mengorbankan’ tuk lebih produktif di bidang lain. Hmm, apa ini tergantung pula dengan apa yang sebenarnya ingin dicapai ya?

Anda setuju jika lebih fokus akan lebih meningkatkan produktivitas? Atau Anda punya pendapat lain yang bisa dibagi di sini?

Share Button
This entry was posted in Opini and tagged , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

8 Comments

  1. Posted 13/02/2012 at 12:21 | Permalink

    wih, mencerahkan…. rekomended nih kang πŸ™‚

  2. I2-Harmony
    Posted 13/02/2012 at 13:25 | Permalink

    Bagaimanapun fokus tentu lebih baik. Cahaya matahari yang difokuskan dengan kaca cembung mampu membakar benda kering. Logam yang lancip fokus tumpuannya ada di ujung, mampu menembus benda lain. So, fokus itu berarti tajam. πŸ™‚

    Menjadi tajam tentu saja lebih efisien dan produktif. πŸ™‚

    • Darin
      Posted 14/02/2012 at 13:00 | Permalink

      Wow, analogi yang bagus mas. Trims berat tambahannya πŸ˜€

  3. Posted 13/02/2012 at 15:46 | Permalink

    aku suka gak fokus kalo kerja. belajar lebih fokus… susah… lebih suka ngobrol dengan temen indigo, hehehe… pengen tau aja fenomena itu. tapi tentunya kerja mesti fokus. biarpun banyak kalimat lewat di kepala mesti diabaikan #nyambung gak ya?

    • Darin
      Posted 14/02/2012 at 12:59 | Permalink

      Maksudnya pas kerja masih kefikiran tentang obrolan sama temen2 ya Mi. Wah ya sering juga saya πŸ˜€
      Tapi pas ditanya temen kerja jawabnya jangan sampe ngalor ngidul lho hehe

  4. Ipras
    Posted 13/02/2012 at 21:35 | Permalink

    Baru tahu kalau ada kategori Personal, makasih tipsnya Mas, langsung saya coba πŸ™‚

  5. ongisnade
    Posted 14/02/2012 at 09:54 | Permalink

    your post is nice.. πŸ™‚
    keep share yaa, ^^
    di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

  6. Posted 14/02/2012 at 09:59 | Permalink

    postingan yang sangat menarik πŸ™‚
    sangat bermanfaat.. ^_^
    keep posting yaa..

    ingin barang bekas lebih bermanfaat ?
    kunjungi website kami, dan mari kita beramal bersama.. πŸ™‚

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*