Berkenalan Dengan Malware: Jenis, Bahaya dan Pencegahannya

Posted on

Artikel ini ditulis oleh Ihsan Nurul Iman dari BahasTeknologi.com.

Pernah mendengar istilah malware?

Secara linguistik, malware adalah perpaduan dari kata mal – perpendekkan dari kata malicious – yang berarti berbahaya, dan ware, perpendekkan dari software, atau perangkat lunak. Jadi malware termasuk kategori perangkat lunak juga, namun dengan pola kerja yang berbeda. Malware diciptakan untuk merusak sistem dengan cara menyusup dan melancarkan aksinya tanpa sepengetahuan si pengguna sistem.

Nah, pada artikel ini, saya akan mengajak Anda pembaca darinholic.com untuk berkenalan lebih jauh dengan enam jenis malware, yaitu virus, worm, trojan, phising, spyware dan adware.

And here they are:

1. Virus

Virus komputer adalah program atau potongan kode yang dimuat ke komputer tanpa sepengetahuan dan keinginan Anda. Malware jenis ini sepatutnya dihindari sebab ia memiliki misi membuat komputer Anda rusak, mengambil data-data yang tersimpan dan bisa mereplikasi dirinya sendiri. Bahkan, beberapa virus bisa menyebabkan prosesor komputer menjadi lambat, mendadak blue-screen, hingga mati total.

jenis malware

Cara menjaga agar komputer selalu aman dari virus sebenarnya mudah, yaitu pasanglah perangkat antivirus yang paling Anda percaya ketangguhannya. Dan jika Anda belum tahu perangkat antivirus yang seperti itu, silakan baca ulasan saya tentang sepuluh program antivirus terbaik yang bisa Anda unduh secara gratis.

2. Worm

Worm adalah jenis malware yang mereplikasi dirinya saat berpindah komputer. Bukan hanya itu, worm juga meninggalkan kopian dirinya di suatu komputer saat hendak berpindah ke komputer lain. Dengan kata lain, worm akan terus berpindah dan berpindah sementara dirinya akan terus bertambah dan berkembang biak.

Apakah worm berbahaya? Dalam beberapa kasus, ada worm yang berpindah namun diam saja tidak melakukan tindakan apa-apa, alias statis. Namun ada pula jenis worm yang menyebabkan kerusakan. Apa pun itu, worm mesti dihindari karena kita tidak bisa mengenali mana worm anteng mana worm yang badung, bukan?

Bagaimana motif penyebarannya? Worm umumnya dijumpai dari lampiran-lampiran berkas yang dikirim melalui email. Oleh karena itu, salah satu tips jitu untuk menghindari worm—selain menginstal antivirus—adalah memastikan Anda melakukan scan terlebih dahulu pada dokumen yang akan diunduh dan tidak membuka sama sekali lampiran-lampiran dari email yang Anda curigai sebagai spam.

3. Trojan

Trojan horse atau Trojan adalah sejenis malware yang sering disamarkan sebagai perangkat lunak yang sah. Trojan sering digunakan pencuri siber dan hacker untuk mendapatkan akses ke sistem pengguna yang tertipu oleh beberapa bentuk rekayasa sosial untuk memuat dan mengeksekusi Trojan pada sistem mereka.

Setelah diaktifkan, Trojan dapat memata-matai Anda, mencuri data sensitif Anda, dan mendapatkan akses rahasia ke sistem Anda. Dan secara umum, inilah beberapa hal yang trojan lakukan setelah mendapat akses ke sistem komputer Anda:
• Menghapus data
• Memblokir data
• Memodifikasi data
• Menyalin data
• Menganggu kinerja atau jaringan komputer

4. Phising

Berbeda dengan istilah lainnya, phising tidak berupa program, namun berwujud sebuah aktivitas. Seperti namanya, phising adalah aktivitas mengelabui pengguna dengan menyamarkan diri menjadi suatu perusahaan yang sah. Saya tidak tahu ada berapa jenis phising. Namun, yang saya tahu ada dua yang paling populer yaitu phising berbentuk situs web dan email.

Phising berbentuk situs web atau sering disebut web phising, adalah sebuah website yang menirukan website-website populer di jagat internet dengan tujuan mendapatkan kepercayaan pengguna supaya mereka mau memberikan data-data pribadinya ke situs tersebut.

Berikut adalah contoh web phising Facebook.

malware phising facebook

Sekilas tampak seperti laman muka Facebook, bukan? Padahal, ini hanyalah rekayasa saja. Faktanya, jika Anda memasukkan email dan kata sandi Anda, bukan akses ke dashboard Facebook asli yang Anda peroleh, namun Anda beresiko kehilangan akun karena email dan kata sandi sudah Anda input secara tidak sadar.

Kalau yang ini contoh email phising Amazon.

email phising amazon

Bagaimana cara mengantisipasi phising ini? Pada dasarnya mudah. yaitu cukup perhatikan kemana link alamat web tersebut. Jika alamat web tak sesuai dengan aslinya, hampir dipastikan itu adalah web phising. Begitu pula dengan email phising, pastikan alamat email yang digunakan adalah alamat email resmi perusahaan yang bersangkutan.

5. Spyware

Sepertinya Anda sudah bisa menebak apa itu spyware dari namanya. Ya, spyware adalah sebuah program jenis malware lainnya yang berfungsi memata-matai aktivitas komputer. Aktivitas memata-matai ini punya tujuan tertentu. Bagi organisasi kriminal, spyware sering dimanfaatkan untuk memperoleh data-data bank atau kartu kredit pengguna.

Kabar buruknya, ada banyak program spyware bertebaran di internet yang bisa diunduh secara gratis. Sebut saja Keylogger. Dengan software ini, kita bisa melacak aktivitas komputer korban dari jarak jauh melalui perangkat kita. Oleh sebab itu, pastikan antivirus kamu selalu aktif sehingga program-program seperti ini bisa terdeteksi dan diblokir seketika oleh antivirus.

6. Adware

Terakhir, dan mungkin saja ini yang paling membuat Anda stres, adalah adware. Tebak program ini seperti apa? Sesuai namanya, adware berfungsi mempromosikan produk atau jasa tertentu di komputer pengguna. “Apa masalahnya? Bukankah kegiatan promosi adalah sesuatu yang lumrah?” Tanya Anda.

Memang lumrah jika adware berpromosi dengan persetujuan pengguna. Masalahnya, hampir selalu program ini hadir di komputer secara tiba-tiba tanpa keinginan pengguna. Bukan hanya itu, ketika program ini terinstal, ia akan berusaha keras membujuk pengguna untuk membeli atau memakai produk yang diiklankannya. Sering juga beberapa adware membuat komputer lambat karena langsung berjalan begitu komputer dinyalakan. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika program jenis ini dihindari.

Bagaimana cara menghindari adware? Pastikan saja Anda tidak mengunduh software selain dari vendor aslinya dan tidak mengunduh software bajakan dari situs web yang tidak dikenal.

Berikut adalah contoh kasus pengunduhan adware di sebuah situs penyedia software bajakan:

malware adware

Jika Anda tidak teliti dan mengeklik saja tombol Start Download di atas untuk mengunduh Internet Download Manager (IDM), bukan IDM terbaru yang Anda dapat, namun itu adalah adware. Pemilik situs ini sengaja menyamakan tulisan di bawah tombol Start Download tersebut dengan judul postingan untuk mengecoh pengguna.

Jadi, selalu pastikan Anda hanya mengunduh program-program langsung dari situs aslinya, aktif memantau diskusi di forum-forum seperti Kaskus, atau dapat pula bertanya di grup-grup media sosial yang Anda ikuti agar aktivitas Anda di internet lebih aman.

Well, itulah ulasan saya tentang enam jenis malware komputer yang sebaiknya mulai Anda waspadai dan hindari. Jika ada pertanyaan, jangan sungkan menanyakannya melalui komentar, ya.

Stay safe from malware, guys!

——

Ihsan Nurul Iman adalah blogger yang menulis tentang teknologi, perangkat elektronik dan gadget. Untuk berkenalan lebih dekat, anda bisa mengikuti akun Instagram-nya. Dan bagi Anda yang berminat untuk menjadi Blogger Tamu di sini silakan melihat tata caranya di laman Guest Blogger.

2 thoughts on “Berkenalan Dengan Malware: Jenis, Bahaya dan Pencegahannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *