Comments Phobia!

Komentar adalah hal wajar di media bernama blog, karena memang itulah tujuan utama dari web 2.0 yang bersifat interaktif. Pro, kontra, kritik, saran, say hi, apalagi spammer, semua tumpah ruah. Itu biasa. Yang tak biasa mungkin yang gini…

Etika Menjawab Komentar Blog

Hayo ngaku, ada yang gitu nggak? :D

Share Button

47 thoughts on “Comments Phobia!

  1. Saat ini terus terang kalau saya lebih senang baca blog dan berlangganan lewat RSS dari ponsel BB, Mas sehingga komentar bukan menjadi tujuan utama saya lagi. Apalagi mengharap kunjungan balik. Masa-masa seperti itu sudah lewat. Biarlah komentar pertamak cs dan cari backlink dan semacamnya itu menjadi masa lalu saja. Sekarang, berkunjung untuk menjalin silahturahim saja, Mas. :)

    1. Itu poinnya pak. Bagi yang sudah lama ngeblog tentu sudah paham dan ngeh hal ihwal etika komentar mengomentari. Dan kalau dibahas tentu tak ada ujung pangkalnya. Nah, kalau niatnya tu menjalin silaturahmi tentu ga mungkin terjadi phobia seperti kartun di atas, betul pak? :)

    2. Sama bro, saya juga sekarang lebih memprioritaskan menjalin silaturahmi degan blogger lain dari pada harus bolak balik blogwalking hanya untuk mengharapkan kunjungan balik…

  2. Setuju sekali dengan mas Joko, udah tua nih, saatnya kita mengutamakan silaturahmi, yang pada lomba SEO monggooo, yang pada lomba cari duit lewat Bisonlen monggooo,, kalo menurut saya mau jungkir balik sekeras apapun di “dumay” kalo yang atas ngasih rejekinya di dunia offline, kita bisa apa :P (halah, gak nyambung, hahahahahha)

  3. saya sekarang ini jarang koment di blog temen-temen, bukan apa2 sulit koneksi salah satunya, dan sekarang pun yang koment di blog saya hanya temen2 yang dah pernah mampir. Dari dulu saya berusaha koment yang sesuai, walaupun mungkin krg mengerti

  4. Wah, saya belum pernah ngalamin seperti yang ada di komik itu, Mas. Soalnya emang blog saya nggak ada kolom komentarnya! Malah waktu ninggalin koment di blog orang aja kadang saya nggak ninggalin link. Piye, coba? :)

  5. Kemungkinan Semua mengalami perjalanan seperti di blogcomic tersebut dari newbie sampai master bedanya kalau sudah master mereka pandai dan bahkan sudah mahir bermain ATM=Amati Tiru dan Modifikasi dan hasilnya tentu menakjubkan…

  6. Mas Darin, kalau sudah pakai space hosting sendiri, komentar yang iseng demikian biasanya bisa lumayan menyita ruang. He he…, bagi yang pelit seperti saya, saya enggan memberi ruang, lebih baik jika ada tanggapan yang memang benar-benar memperkaya konten dan diskusi.

    Saya kasihan nanti sama pengguna Google, mau mencari informasi tentang harga BBM, malah nyangkut ke pelbagai blog yang rebutan komentar paling awal :D.

  7. Hahahahaha lucu-lucu :D
    Alhamdulillah belum peprnah, wong saya masih newbie jadi postnya masih curhat2 hehe

  8. Kalau tujuannya untuk menjalin silaturahmi pasti akan jarang terjadi saling menyudutkan seperti diatas, atau hanya sekedar komentar say hay… Mereka akan berusaha memberikan komentar yang sesuai dengan tema yang diangkat… betul gak mas Darin?

    1. Betul mas. Dan itu biasanya dilakukan oleh blogger yg udah lama, jadi dah ngerti etika. Tapi saya kira no problem bagi yg pemula atau memang baru kenal.

  9. hahha.. saya sering menemukan yg pertamax atau nice info mas.. banyak yg ngejunk.. makanya baru dibuat keputusan untuk mengubah menjadi nofollow blog :D

  10. Assalaamu’alaikum wr.wb, Darin….

    Hehehe… blogomicnya amat lucu dan ternyata memang terjadi di dunia maya. Menurut saya, memberi komentar adalah sebagai menghargai hasil usaha penulis blog. Saya akan memastikan apa yang dibincang bisa saya perolehi manfaatnya kerana itu, saya tidak banyak mendatangi blog dalam sehari.

    Tujuan saya ngeblog adalah untuk bersilaturahmi dan membaca tulisan teman dengan santai selain mendapat manfaatnya. Menulis komentar juga memberi peluang kepada saya untuk mahir menulis dan menyumbang idea sesuai dengan isi tulisan.

    terima kasih telah mengingatkan saya dan pembaca lainnya walau hanya melalui lakaran kartun.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak. :D

    1. Wa’alaikum salam Bu Siti.

      memberi komentar adalah sebagai menghargai hasil usaha penulis blog

      Ini yang semestinya dicamkan baik2 ya Bu :) Terima kasih tambahannya.
      Salam hangat dari Jayapura. :)

  11. Mungkin ada benarnya komentar yang kurang mutu datang dari para pencari backlink. Tapi saya pikir ada juga lah yang kasi komentar karena alasan ‘bayar utang’ setelah blognya di komentari terlebih dahulu, dan ada juga yang kasi komentar pendek karena memang gak biasa kasi komentar panjang. Macam ragamlah.

    Aku pikir, biarkan saja komentar mengalir dalam satu posting selama masih bisa ditarik benang merah antara topik dan komentarnya. Pro kontra justru menambah warna dari posting itu sendiri.

  12. Akhir-akhir ini saya malah malas balas komen yang masuk. Entahlah, kayaknya mereka bilang setuju semua. Nggak ada tantangannya.

    Kalaupun ada yang ngajak berantem, cuekin aja. Saya nggak terlalu ambil pusing sama hubungan yang terjalin lewat internet. Berantem di internet itu ibaratnya: Menang jadi arang, kalah jadi abu. Podho ajure! Lagipula kalau mudah esmosi biasanya cepat tua. Hahaha…

  13. ga semua komentar perlu dibalas. Itu sepertinya yang saya terapkan sekarang. Disamping menghemat waktu, kadang males juga ngeladenin koment template yang it-itu aja,

    Btw soal spammer coment, coba cek di postingannya LutviAvandi.com. Ada tips menarik disana hihihi

  14. :) lucu2.. itu pernah saya alami beberapa tahun silam, waktu mulai mengenal blog… sekarang tujuan utama adalah share untuk berbagi dan menjalin silaturrahmi.. :)

  15. jiakakaka saya jg malas mas kalau dikomentari kaya gitu mah makanya sy sebisa mungkin g nyepam kalau komen :D maaf mas kalau ada salah salah kata xixi

  16. Komentar diBlog memang merupakan pencerminan Jati diri kita dan bentuk asli siapa kita sebenarnya.jika kita membuat gaduh dan rusuh isi Blog ,tentu-kawan-kawan blogger lainnya nggak bakalan simpati dengan kita.Bisa jadi malah kita tambah banyak musuh nantinya.Oleh karenannya sebelum menulis komentar kita juga harus berfikir tentang perasaan kawan yang kita kunjungi,menghormati Beliau sebagai pemilik kekuasaan diBlog tersebut dan segala otoritas lainnya.Terimakasih sharenya kawan,saya inspiring banget dengan beberapa point ditas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *