Comments Phobia!

Komentar adalah hal wajar di media bernama blog, karena memang itulah tujuan utama dari web 2.0 yang bersifat interaktif. Pro, kontra, kritik, saran, say hi, apalagi spammer, semua tumpah ruah. Itu biasa. Yang tak biasa mungkin yang gini…

Etika Menjawab Komentar Blog

Hayo ngaku, ada yang gitu nggak? :D

Share Button
This entry was posted in Blogging, Opini and tagged , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

47 Comments

  1. Posted 19/05/2011 at 00:13 | Permalink

    Saat ini terus terang kalau saya lebih senang baca blog dan berlangganan lewat RSS dari ponsel BB, Mas sehingga komentar bukan menjadi tujuan utama saya lagi. Apalagi mengharap kunjungan balik. Masa-masa seperti itu sudah lewat. Biarlah komentar pertamak cs dan cari backlink dan semacamnya itu menjadi masa lalu saja. Sekarang, berkunjung untuk menjalin silahturahim saja, Mas. :)

    • Posted 19/05/2011 at 00:28 | Permalink

      Itu poinnya pak. Bagi yang sudah lama ngeblog tentu sudah paham dan ngeh hal ihwal etika komentar mengomentari. Dan kalau dibahas tentu tak ada ujung pangkalnya. Nah, kalau niatnya tu menjalin silaturahmi tentu ga mungkin terjadi phobia seperti kartun di atas, betul pak? :)

      • kang ian dot com
        Posted 24/05/2011 at 12:30 | Permalink

        komentar para master memang selalu menyejukkan hati wakakak

        • Baha Andes (@SobatBe
          Posted 26/01/2012 at 03:26 | Permalink

          setuju banget :)

    • Posted 19/05/2011 at 00:46 | Permalink

      Sama bro, saya juga sekarang lebih memprioritaskan menjalin silaturahmi degan blogger lain dari pada harus bolak balik blogwalking hanya untuk mengharapkan kunjungan balik…

      • Posted 21/05/2011 at 23:21 | Permalink

        Tujuan silaturahmi itu yang sekarang langka ya bro.
        Banyaknya ya hit and run, sama, saya jg suka begitu :D

  2. Posted 19/05/2011 at 00:23 | Permalink

    Setuju sekali dengan mas Joko, udah tua nih, saatnya kita mengutamakan silaturahmi, yang pada lomba SEO monggooo, yang pada lomba cari duit lewat Bisonlen monggooo,, kalo menurut saya mau jungkir balik sekeras apapun di “dumay” kalo yang atas ngasih rejekinya di dunia offline, kita bisa apa :P (halah, gak nyambung, hahahahahha)

    • Posted 19/05/2011 at 00:30 | Permalink

      Yaay, malah curcol sih mas? wkwkwk
      Monggoooo.. :D

  3. Posted 19/05/2011 at 00:31 | Permalink

    Dari dulu aku gak pernah komentar “pertamax” dan teman-temannya. :D

    • Posted 19/05/2011 at 00:55 | Permalink

      Kenapa gitu Kim? Santai2 aja lah :)

      • Posted 24/05/2011 at 17:31 | Permalink

        Hihihi.. Karena aku gak suka aja dengan komentar begitu. Just as simple as that. :D

    • Posted 28/03/2013 at 06:03 | Permalink

      Wuiihh bikin ngakak aja gan gambar kartunnya,nich original bikinan abang ya…Boleh pesan donk..??

      • Darin
        Posted 11/04/2013 at 10:29 | Permalink

        Boleh dong, langsung ke ‘kontak’ aja ya :)

  4. Posted 19/05/2011 at 00:49 | Permalink

    saya sekarang ini jarang koment di blog temen-temen, bukan apa2 sulit koneksi salah satunya, dan sekarang pun yang koment di blog saya hanya temen2 yang dah pernah mampir. Dari dulu saya berusaha koment yang sesuai, walaupun mungkin krg mengerti

    • Posted 21/05/2011 at 23:25 | Permalink

      iya mas, koneksi juga kadang menghambat saya untuk blogwalking :(

  5. Posted 19/05/2011 at 01:22 | Permalink

    Wah, saya belum pernah ngalamin seperti yang ada di komik itu, Mas. Soalnya emang blog saya nggak ada kolom komentarnya! Malah waktu ninggalin koment di blog orang aja kadang saya nggak ninggalin link. Piye, coba? :)

    • Posted 19/05/2011 at 12:15 | Permalink

      selamat, Anda termasuk yang luar biasa hehe :D

  6. Posted 19/05/2011 at 02:29 | Permalink

    Kemungkinan Semua mengalami perjalanan seperti di blogcomic tersebut dari newbie sampai master bedanya kalau sudah master mereka pandai dan bahkan sudah mahir bermain ATM=Amati Tiru dan Modifikasi dan hasilnya tentu menakjubkan…

    • Posted 21/05/2011 at 23:33 | Permalink

      Benar sekali mas, saya jg sampe hapal, hehe :D

  7. Posted 19/05/2011 at 03:57 | Permalink

    Mas Darin, kalau sudah pakai space hosting sendiri, komentar yang iseng demikian biasanya bisa lumayan menyita ruang. He he…, bagi yang pelit seperti saya, saya enggan memberi ruang, lebih baik jika ada tanggapan yang memang benar-benar memperkaya konten dan diskusi.

    Saya kasihan nanti sama pengguna Google, mau mencari informasi tentang harga BBM, malah nyangkut ke pelbagai blog yang rebutan komentar paling awal :D.

  8. Posted 19/05/2011 at 04:27 | Permalink

    justru saya kalo dalam sehari sampai banjir komentar saya malah kelenger, kang. kalo sehari 5 cukup lah :mrgreen:

  9. Deny Gnasher
    Posted 19/05/2011 at 08:12 | Permalink

    Hahahahaha lucu-lucu :D
    Alhamdulillah belum peprnah, wong saya masih newbie jadi postnya masih curhat2 hehe

    • Posted 21/05/2011 at 23:37 | Permalink

      Lanjutkan saja Bro, dari curhat lama2 bisa jadi bisnis hebat! :D

  10. Posted 19/05/2011 at 12:14 | Permalink

    Kalau tujuannya untuk menjalin silaturahmi pasti akan jarang terjadi saling menyudutkan seperti diatas, atau hanya sekedar komentar say hay… Mereka akan berusaha memberikan komentar yang sesuai dengan tema yang diangkat… betul gak mas Darin?

    • Posted 19/05/2011 at 13:32 | Permalink

      Betul mas. Dan itu biasanya dilakukan oleh blogger yg udah lama, jadi dah ngerti etika. Tapi saya kira no problem bagi yg pemula atau memang baru kenal.

  11. Posted 19/05/2011 at 14:43 | Permalink

    hahha.. saya sering menemukan yg pertamax atau nice info mas.. banyak yg ngejunk.. makanya baru dibuat keputusan untuk mengubah menjadi nofollow blog :D

    • Posted 21/05/2011 at 23:42 | Permalink

      Setuju mas Tom, mending nofollow dah. Risi saya liatnya juga :D

  12. Putu Yoga
    Posted 19/05/2011 at 14:12 | Permalink

    jiakakaka, pas banget tu, kadang2ada yg komen ke blogku cuma nice info gan -_-’

  13. Siti Fatimah Ahmad
    Posted 19/05/2011 at 14:34 | Permalink

    Assalaamu’alaikum wr.wb, Darin….

    Hehehe… blogomicnya amat lucu dan ternyata memang terjadi di dunia maya. Menurut saya, memberi komentar adalah sebagai menghargai hasil usaha penulis blog. Saya akan memastikan apa yang dibincang bisa saya perolehi manfaatnya kerana itu, saya tidak banyak mendatangi blog dalam sehari.

    Tujuan saya ngeblog adalah untuk bersilaturahmi dan membaca tulisan teman dengan santai selain mendapat manfaatnya. Menulis komentar juga memberi peluang kepada saya untuk mahir menulis dan menyumbang idea sesuai dengan isi tulisan.

    terima kasih telah mengingatkan saya dan pembaca lainnya walau hanya melalui lakaran kartun.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak. :D

    • Posted 20/05/2011 at 20:00 | Permalink

      Wa’alaikum salam Bu Siti.

      memberi komentar adalah sebagai menghargai hasil usaha penulis blog

      Ini yang semestinya dicamkan baik2 ya Bu :) Terima kasih tambahannya.
      Salam hangat dari Jayapura. :)

  14. catatan hery
    Posted 19/05/2011 at 16:41 | Permalink

    Mungkin ada benarnya komentar yang kurang mutu datang dari para pencari backlink. Tapi saya pikir ada juga lah yang kasi komentar karena alasan ‘bayar utang’ setelah blognya di komentari terlebih dahulu, dan ada juga yang kasi komentar pendek karena memang gak biasa kasi komentar panjang. Macam ragamlah.

    Aku pikir, biarkan saja komentar mengalir dalam satu posting selama masih bisa ditarik benang merah antara topik dan komentarnya. Pro kontra justru menambah warna dari posting itu sendiri.

    • Posted 20/05/2011 at 19:54 | Permalink

      ‘bayar utang’, ungkapan yang menohok bang, xixixi :D

  15. Agus Siswoyo
    Posted 19/05/2011 at 20:31 | Permalink

    Akhir-akhir ini saya malah malas balas komen yang masuk. Entahlah, kayaknya mereka bilang setuju semua. Nggak ada tantangannya.

    Kalaupun ada yang ngajak berantem, cuekin aja. Saya nggak terlalu ambil pusing sama hubungan yang terjalin lewat internet. Berantem di internet itu ibaratnya: Menang jadi arang, kalah jadi abu. Podho ajure! Lagipula kalau mudah esmosi biasanya cepat tua. Hahaha…

    • Posted 20/05/2011 at 19:57 | Permalink

      podho ajure hey hey ajureee *joget india yuk mas* :D

  16. Arief Maulana
    Posted 19/05/2011 at 23:35 | Permalink

    ga semua komentar perlu dibalas. Itu sepertinya yang saya terapkan sekarang. Disamping menghemat waktu, kadang males juga ngeladenin koment template yang it-itu aja,

    Btw soal spammer coment, coba cek di postingannya LutviAvandi.com. Ada tips menarik disana hihihi

  17. Lintas Berita
    Posted 21/05/2011 at 05:23 | Permalink

    wah bisa aja nih kartunnya he he he

  18. Endi
    Posted 22/05/2011 at 18:12 | Permalink

    :) lucu2.. itu pernah saya alami beberapa tahun silam, waktu mulai mengenal blog… sekarang tujuan utama adalah share untuk berbagi dan menjalin silaturrahmi.. :)

  19. kang ian dot com
    Posted 24/05/2011 at 12:26 | Permalink

    jiakakaka saya jg malas mas kalau dikomentari kaya gitu mah makanya sy sebisa mungkin g nyepam kalau komen :D maaf mas kalau ada salah salah kata xixi

    • Posted 24/05/2011 at 17:08 | Permalink

      Lho, tokoh yg di kartun itu bukan saya lho kang, xixi :D
      Kali aja ada yang ngalamin gitu, hehe

  20. Posted 19/09/2012 at 09:26 | Permalink

    Komentar diBlog memang merupakan pencerminan Jati diri kita dan bentuk asli siapa kita sebenarnya.jika kita membuat gaduh dan rusuh isi Blog ,tentu-kawan-kawan blogger lainnya nggak bakalan simpati dengan kita.Bisa jadi malah kita tambah banyak musuh nantinya.Oleh karenannya sebelum menulis komentar kita juga harus berfikir tentang perasaan kawan yang kita kunjungi,menghormati Beliau sebagai pemilik kekuasaan diBlog tersebut dan segala otoritas lainnya.Terimakasih sharenya kawan,saya inspiring banget dengan beberapa point ditas.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>