Farewell, Dolores The Cranberries

In your head, in your head
Zombie, zombie, zombie, ie ie
What’s in your head, in your head
Zombie, zombie, zombie, ie ie, ooh

Gerungan gitar elektrik terbalut teriakan serak Dolores O’Riordan menggema di seantero ruang tamu dari sela-sela speaker tape. Adik saya yang tengah dilanda pubertas di awal-awal SMA sengaja memutarnya kencang-kencang, seakan alunan lagu-lagu di album No Need To Argue adalah penanda wajib dimulainya aktivitas di setiap pagi. Dan di setiap pagi itu pula lah masa-masa liburan perkuliahan saya di rumah menjadi lebih berwarna. Saya sejenak melupakan kegilaan (eh, masih boleh menggunakan istilah ‘gila’?) akan lolongan Nirvana dan mulai menikmati sisi pop The Cranberries yang lebih manis namun tak kalah gahar.

Kenangan bertahun lampau itu masih membekas. Dan hingga sekarang, dimana lagu-lagu bernuansa hip hop dan meaningless bullshit song bertebaran juga tarian laki-laki lembut menyerbu, lagu-lagu dari band asal Irlandia yang pernah mengacak-acak chart di Inggris dan Amerika di medio 1993-2000 itu masih menjadi yang teratas di playlist.

Lalu kemudian, tanpa diduga, kabar itu datang..

Mengenang Dolores The Cranberries

Meski penyebabnya ‘belum jelas’ dan masih diselidiki pihak berwajib, kepergian salah satu vokalis paling berpengaruh ini cukup membuat geger generasi yang melewati masa mudanya di tahun 90-an (baca: tua, uhuks).

Akun-akun media sosial yang ‘seumuran’ sontak ramai berbelasungkawa, kepingan nostalgia lagu-lagu yang pernah menjadi ‘this is my song‘ mulai muncul ke permukaan, dan tulisan para blogger angkatan lama ter-publish demi menuai kembali memori galaunya, …atau sekedar – yah – nunjukin perhatian, kalau mereka pernah tersangkut oleh getirnya lirik Linger

But I’m in so deep. You know I’m such a fool for you.
You got me wrapped around your finger, ah, ha, ha.
Do you have to let it linger? Do you have to, do you have to,
Do you have to let it linger?

Just like this post.

Kalau kamu, apa lagu The Cranberries yang menurutmu paling menohok?

This entry was posted in Jurnal, Musik and tagged , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

2 Comments

  1. Posted 16/01/2018 at 22:47 | Permalink

    Tentu saja Linger paling menohok. Lagu ini ngena banget dan pas untuk menemaniku di masa-masa patah hati. Haha. Dan sekarang harus kembali patah hati begitu tau Dolores meninggal dunia. 🙁

  2. Posted 29/01/2018 at 01:52 | Permalink

    One of my favorite female singer. Grupnya, The Cranberries, adalah salah satu band favorit. Ini jadi kabar pahit kedua dari Dolores, yang pertama waktu dia mutusin solo carier yang berarti The Cranberries vakum dong ya. Tapi tetap suka kok lagu-lagunya dia pas solo, meski emang beda taste sama jaman main dengan The Cranberries. RIP, Dolores.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*