I’m Not A Writer, Not Yet A Blogger

Posted on

Akui sajalah, ngeblog memang berat. Dan apabila menulis adalah sebuah proses dibalik kegiatan itu, yang kemudian saling menelikung akibat minimnya ketersediaan waktu, yah apa boleh buat, jauh tuk disebut penulis, blogger apalagi.

Nah, lalu semakin ruwet jika di tengah kegalauan itu, jejaring sosial ikut menambah porsi ‘berat’ yang ditanggung. Jadi semacam blogger miss-oriented. Menulis segan, ngeblog tak lagi mau.

Wait, separah itu kah?

Seperti judul di atas yang dibajak dari hits-nya Britney Spears – saya bukanlah penulis, belum jua disebut blogger – mungkin saya merasa masih harus berurusan dengan situasi klasik, yaitu inkonsistensi.

Atau, tarik menarik di dua kutub: keinginan atau kebutuhan? Kalau keinginan, semua pasti ingin. Beda soal dengan kebutuhan, apa saya masih butuh?

Sekedar posting.

22 thoughts on “I’m Not A Writer, Not Yet A Blogger

  1. Hahahaha… Banyak kok yang begitu. Hobi ngeblog terhambat kesibukan dunia nyata. Segala sesuatu di dunia kalo diikutin gak ada habisnya, gimana supaya blogku super canggih, loading cepet tapi banyak widget, follower banyak.

    Btw, sebetulnya ngebloglah yang ikuti kejadian dunia nyata dari hikmah kejadian di situ, supaya pembaca bisa ambil pelajaran hidup.

    Semua punya alasan masing2 ngeblog. Kalo aku dari awalnya catatan terbuka dari ringkasan ajaran Islam. Support agar tetap di jalan lurus. Cerita perjuangan ketemu anak, terakhir pengalaman tentang yang dirasakan batin, yang tidak bisa diliat kasat mata.

  2. salam kenal..

    hmm.. sama sob.. aku juga ngeblog blm konsisten bener,, masih disebut blogger jadi-jadian.. klo lg ada inspirasi nulis ya jadi lah..hehehehe… 🙂

  3. Saya juga dulunya merasakan hal itu bro,… Tapi lama-kelamaan ya tinggal menyesuaikan saja dengan waktu yang tersedia. Toh kita bukanlah orang yang selalu mempunyai banyak waktu buat online.. Kalau ada waktu baru berpikir untuk ngeblog, pekerjaan didunia nyata bagi saya masih yang nomor satu

  4. Salam kawilujengan Kang 🙂

    Abdi kacaw balaw dina sagala rupi dunia per-internetan mah yeuh 😀

  5. hhmm..slurp..slurp..
    *sokmikirsambilminumhotcoklatdananguk2kepaladancelingakcelingukdiblogsendiri*

  6. Hmm, I think you’ve been a Dora The Explorer who lost in Papua Island.
    Berhasil… berhasil… berhasil…! Hore…!!! 🙂

  7. jiakakaka luntur sudaaahh 😀 g papa mas saya juga kemarin2 merasakan hal itu koq ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *