Internet Nyaman dan Aman – Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan?

Artikel ini ditulis oleh Cahya Legawa dari Bhyllabus.

Di manapun kita berada, rasa nyaman dan aman itu sesuatu yang merupakan bagian yang selayaknya terpenuhi. Termasuk juga dalam menggunakan Internet yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat global saat ini. Dan tentu saja semua pengguna Internet menginginkan kenyamanan dan keamanan saat menggunakan fasilitas modern yang satu ini.

Ketika saya diminta oleh Mas Darin untuk menulis sedikit tentang bagaimana menggunakan Internet secara nyaman dan aman, saya tahu bahwa saya mungkin tidak akan bisa menyentuh semua ranah yang diharapkan. Namun setidaknya melalui tulisan pendek ini, saya ingin sedikit berbagi pengalaman saja.

Ranah “nyaman” dan “aman” akan sangat subjektif bagi setiap orang. Misalnya ada orang yang nyaman dengan halaman web yang penuh dengan pernak-pernik, tulisan yang sedikit kelap-kelip, atau gambar-gambar animasi yang menarik; sedangkan orang lainnya mungkin lebih suka dan betah dengan halaman yang lebih polos. Jadi yang manapun mencerminkan diri anda, jangan lupakan bahwa pada prinsipnya setiap orang berhak menggunakan Internet secara nyaman dan aman.

Mari kita mulai dengan beberapa hal yang biasanya menjadi pertimbangan, atau mungkin pertanyaan bagi pengguna awam (termasuk saya sendiri) saat akan berurusan dengan Internet.

1. Apakah Komputer Saya Bisa Ber-Internetan?

Anda yang sudah cukup melek dengan dunia Internet mungkin tertawa geli mendengar pertanyaan ini, namun pada faktanya tidak jarang saya berpapasan dengan orang yang masih bingung saat membeli komputer (baik desktop maupun notebook) pertama mereka. Mereka ingin Internet ada pada komputer mereka, entah karena kebutuhan atau sekadar mengikuti tren zaman sekarang, meski mereka tidak begitu paham.

Hampir semua komputer yang dijual untuk masyarakat umum saat ini memiliki kemampuan menggunakan Internet, bahkan ponsel cerdas-pun memiliki kemampuan ini. Jika kebetulan Anda paham tentang hal ini, jangan tertawakan mereka yang belum paham, bantulah dengan edukasi yang tepat.

Kini tergantung pilihan Anda, biasanya kemampuan mengakses Internet sebuah komputer berbanding lurus dengan harganya di pasaran.

Tunggu dulu, apa maksudnya ini?

Biasanya semakin banyak uang yang Anda habiskan untuk sebuah komputer, potensi Anda mengakses Internet akan lebih tinggi. Sebuah desktop PC yang murah meriah akan hanya bisa mengakses Internet di rumah saja, tidak mudah dibawa ke mana-mana, bandingkan dengan tablet PC yang memiliki harga setara yang bisa di bawa ke mana-mana namun layarnya kecil sedemikian hingga banyak tampilan situs web yang sebenarnya hanya ditujukan untuk desktop PC tidak akan tampak dengan baik. Komputer lawas dengan RAM 512 MB mungkin akan kesulitan saat melakukan multi-tasking pada jaringan padat, di satu sisi mendengarkan radio daring, dan sisi lain membuka 10 lebih halaman web dengan menggunakan Mozilla Firefox.

Namun bayangkan Anda memiliki sebuah notebook, layar lebar dengan pencahayaan cerdas, baterai tahan lama, Wi-Fi hingga draf-N atau bahkan WiMax; dukungan bluetooth dan infrared; porta USB, Fireware, LAN dan Card Reader yang semuanya bisa difungsikan (diberdayakan) untuk mendapatkan akses Internet dengan alat dan jaringan yang tepat.

Saya sendiri cukup puas dengan komputer rakitan dari komponen-komponen lawas, dengan layar yang sedikit lebar dan teduh di mata. Dan tentu saja porta USB untuk modem.

Komputer Untuk Internet

image courtesy: laptopnotebook1212.blogspot.com

2. Ingin Koneksi Internet Kencang dan Murah?

Berbeda dengan mengendarai kendaraan, maka Internet yang kencang akan justru membuat kebanyakan penggunanya nyaman. Sehingga tidak heran banyak iklan menggiurkan di pelbagai media yang menawarkan penyediaan layanan Internet yang murah (terjangkau) dengan kecepatan yang tidak mengecewakan. Namun apa yang terjadi di lapangan, yang puas ada, namun yang kecewa juga tidak sedikit.

Dalam pengalaman saya, tidak ada yang namanya “Internet Kencang dan Murah”, tapi layanan yang mahal dan lambat itu lumayan sering dijumpai.

Jika Anda memang memiliki anggaran yang cukup besar (ini pun relatif), sekalian saja mencari ISP (penyedia) yang menjamin kecepatan Internet kencang meski harganya relatif mahal. Terutama pertimbangkan ISP yang sudah menggunakan jaringan dengan IPv6 dengan alamat IP pribadi.

Jika tidak, ya seperti saya – menjadi fakir pita bulanan, berlangganan paket Internet unlimited dengan kecepatan hingga 256 Kbps (kira-kira memerlukan 100 detik untuk mengunduh berkas berukuran 4-6 MB). Jika saya cukup sibuk di dunia maya, ini akan memberikan saya akses 1 – 2 GB data per harinya, dan sebulan sekitar 30 – 60 GB data. Dan saya rasa akses ini sudah lebih dari cukup.

Kalkulasi tersebut tidak selalu tepat, namun yang ingin saya tekankan adalah bahwa setiap pengguna Internet perlu menghitung kebutuhan akses datanya dalam setiap bulannya, kemudian dengan ini dapat menentukan paket layanan Internet yang diambil dari penawaran yang tersedia di pasar. Tidak akan ada yang merasa nyaman jika akses Internet terlalu lambat atau sedikit baginya, namun tidak juga merasa nyaman jika tagihan/anggaran Internet membengkak di luar jangkauan.

Pastikan juga Anda memilih ISP yang menyediakan jaringan yang stabil, jangan hanya malamnya kencang, namun siangnya mati total.

3. Bagaimana Menghindari Hal-Hal yang Menjengkelkan?

Ada banyak hal yang menjengkelkan di Internet, mulai dari iklan yang tiba-tiba muncul memenuhi layar (saya kadang suka usil memasang jebakan seperti ini), pesan elektronik spam/penipuan, akun jejaring sosial dibajak, atau tiba-tiba komputer Anda mengeluarkan bunyi-bunyian aneh dan asap yang mengepul – wow, selamat! Karena saat itu Anda mungkin tengah berhadapan dengan virus komputer yang amat canggih.

a. Aktifkan Sistem Keamanan

Jika Anda menggunakan Windows, terutama Windows XP SP3, maka sistem keamanan tambahan adalah sebuah mandatorium (keharusan). Apalagi jika Anda menggunakan Internet untuk melakukan pekerjaan profesional atau bertransaksi finansial, maka sistem keamanan yang lebih canggih juga adalah sebuah mandatorium. Windows memerlukan antimalware dan firewall yang baik untuk mencegah kejadian buruk akibat serangan kejahatan dunia maya.

Jika Anda tidak ingin repot menghadang serangan virus atau sejenisnya, menggunakan sistem operasi bersumber kode terbuka seperti Linux adalah pilihan yang bijaksana.

b. Cerdaskan Diri, Cerdaskan Peramban

Anda bisa menggunakan yang manapun, Firefox, Chrome, Opera, Safari ataupun Internet Explorer – namun satu hal yang perlu ditekankan adalah bagaimana memberdayakan semua itu. Saya sendiri pengguna Opera Web Browser, namun jika diminta rekomendasi, saya masih merekomendasikan Mozilla Firefox.

Ada banyak hal yang dapat Anda optimalkan dari sebuah peramban – terutama jika berbicara tentang hal-hal yang menjengkelkan, semisalnya:

  • Saya tidak ingin tampilan pop-up, maka saya akan bisa meminta peramban agar tidak menampilan jendela munculan.
  • Saya tidak ingin jika besok teman bisa tahu apa saja yang saya cari di Internet, maka saya bisa meminta peramban untuk menghapus riwayat penggunaan dan cookies setiap kali selesai digunakan.
  • Saya tidak ingin tampilan iklan yang mengganggu, maka saya bisa memasang pengaya/ekstensi penghalang iklan seperti AdBlock Plus.
  • Saya tidak suka salah satu atau beberapa logo yang sedang menyebar seperti wabah di banyak situs, maka saya bisa meminta peramban menolaknya tampil dengan penghalang elemen.
  • Saya tidak ingin meninggalkan jejak di pelbagai situs, maka saya bisa meminta peramban menjelajah secara anonimus atau incognito.
  • Saya tidak ingin banyak markah menghalangi saat mengakses sebuah situs dan membuatnya berat, maka saya bisa menggunakan ekstensi penghalang markah seperti NoScript atau Ghostery.
  • Saya tidak ingin terlalu lama membuka halaman yang berat meski koneksi Internet saya lambat, saya bisa meminta peramban memangkas dan menciutkan ukuran halaman web seperti yang dimiliki oleh Opera Turbo.
  • Saya tidak ingin terkecoh dengan situs yang memiliki reputasi buruk, maka saya bisa memanfaatkan ekstensi yang memperlihatkan reputasi sebuah situs sebelum mengaksesnya.

Kalau dipikir-pikir, kadang ada banyak hal yang membuat kita tidak nyaman di saat menjelajah dunia maya. Namun jika semua itu bisa dikelola dengan cerdas pada peramban Anda, maka semua ketidaknyamanan tersebut bisa dihindari. Atau bahkan Anda bisa menambah kenyamanan versi Anda sendiri, misalnya menambahkan fungsi yang tadinya tidak mungkin dilakukan menjadi bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah.

4. Don’t Be Evil

Dan yang terakhir, jangan melakukan hal-hal yang buruk. Ada banyak hal yang buruk dapat terjadi di dunia maya, dan tidak seorang pun ingin menjadi korbannya. Kadang mungkin dilakukan secara sengaja, kadang bisa jadi tidak sengaja. Beberapa kasus yang mungkin bisa saya jadikan contoh adalah sebagai berikut:

Tips Aman dan Nyaman Berinternet

image courtesy: loginhelper.com

a. Spamming

Jika Anda mengelola blog, mungkin paham dengan yang namanya spam. Prinsipnya, si A punya bisnis di dunia maya, dan tentu saja si A harus menyebarkan ke orang-orang agar bisnisnya dikenal. Maka mulailah dia memberitahu teman-temannya, membuat blog bisnis, setiap ada gambar produk baru semua teman facebook-nya ditandai (tag), menyebut (mention) pada teman-teman twitter-nya, hingga menaruh tautan gelap di pelbagai blog.

Banyak yang tahu bahwa ini adalah spamming, namun lebih banyak lagi yang tidak sadar melakukannya. Lalu siapa yang salah jika ternyata kemudian si-A diblok oleh teman-temannya sehingga tidak bisa menaruh tag dan mention lagi. Atau blog-nya ditutup karena melakukan farm-linking dan sebagainya.

Berbisnis boleh, dan justru baik serta cerdas jika bisa dilakukan dengan memanfaatkan Internet, namun jangan korbankan kenyamanan dan privasi banyak pihak karena ingin memajukan bisnis kita.

b. Profanity Issues (Isu-isu penggunaan kata-kata tak pantas)

Pernahkah Anda menemukan sebuah halaman web yang isinya caci maki atau sumpah serapah dari awal hingga akhir? Atau menjelek-jelekkan seseorang atau golongan tertentu?

Internet adalah tempat di mana semua orang dapat hadir tanpa halangan ruang dan waktu. Kita dapat memberi dan mengambil banyak hal darinya. Namun tidak jarang orang menggunakannya untuk meluapkan emosi, kemarahan dan sebagainya, sehingga menghasilkan deretan kata-kata yang tidak layak dibaca/didengar, ataupun gambar-gambar dan video yang mempertontonkan vulgarisme, kekerasan hingga kebencian.

Jangan lupa, kandungan di dalam Internet juga bisa menjadi warisan. Saya rasa tidaklah bijak jika kita meninggalkan sesuatu yang buruk untuk generasi mendatang.

c. Hoax (Berita palsu)

Tidak ada seorang pun yang ingin menjadi korban berita palsu, namun kadang justru tanpa sengaja turut menjadi bagian dari rantai penyebarannya. Karena terkesan sebagai kabar yang begitu menarik perhatian yang disampaikan oleh orang yang ahli dan/atau memiliki kepedulian, maka “hoax” seringkali menyihir banyak pengguna Internet untuk menyebarkannya. Dan lebih parahnya lagi sering kali menyebar hingga ke pesan singkat seperti SMS atau BBM.

Tidak ada cara baku melawan hoax selain faktor Anda sendiri yang harus lebih cerdas, lebih awas dan lebih bijak dibandingkan pembuat dan penyebar hoax. Hanya dengan cara inilah Anda bisa melindungi diri anda dan orang-orang di sekitar anda dari kabar-kabar palsu yang sering kali meresahkan.

d. Legal Issues (Isu-isu yang berkaitan dengan hukum)

Yang masih suka menggunakan program bajakan, silakan acungkan tangan (dalam hati) – oh, rupanya masih banyak. Isu hukum dan kekayaan intelektual adalah hal yang selalu menjadi benang pelik di Internet.

Internet menyediakan banyak sekali peranti lunak, berkas multimedia dan dokumen yang melanggar paten dan kekayaan intelektual. Saya tidak tahu kenapa begitu marak di Indonesia, apakah mungkin karena dari zaman dulu nenek moyang kita tidak mengenal yang namanya kekayaan intelektual, karena pada akhirnya semua menjadi warisan bersama (kecuali tanah).

Ya, isu piracy & plagiarism sudah melekat sekian lama di dunia maya. Tidak ada yang memiliki solusi akuratnya.

e. Accessibility Issues (Isu-isu aksesibilitas)

Internet adalah untuk semua orang, jadi jika Anda cukup bermurah hati, jangan terlalu kejam untuk menutup akses bagi golongan tertentu.

Misalnya ukuran font yang terlalu kecil akan menyusahkan bagi mereka yang sudah lanjut usia. Bahasa SMS dan 4L4Y akan menyusahkan bagi yang tidak memahaminya, dan juga bagi penderita tuna netra yang memanfaatkan fitur pengubah teks ke suara saat mengakses web. Halaman yang terlalu banyak tulisan dan grafis kelap-kelip mungkin akan ‘mencelakakan’ penderita epilepsi.

Dan tentunya masih banyak lagi, meski saya sudah lama menggunakan Internet, namun konsep aksesibilitas untuk semua masih jauh dari pemahaman saya.

Kesimpulan

Rasa nyaman dan aman adalah dambaan setiap orang yang ingin mengakses informasi lewat internet, dan beberapa pertimbangan yang telah saya uraikan di atas kiranya dapat memberi Anda sebuah gambaran umum tentang hal tersebut. Namun intinya, jika Anda ingin mendapatkan internet yang nyaman dan aman, Anda juga memiliki kewajiban moral untuk menjadikan internet sebagai ranah yang nyaman dan aman untuk ditelusuri setiap orang. Cukup adil, kan?

Bagaimana dengan Anda? Adakah pertimbangan lain yang bisa ditambahkan agar aktivitas menggunakan internet berlangsung nyaman dan aman?

Cahya Legawa adalah blogger kelahiran Denpasar yang aktif menulis tentang komputer (khususnya Linux), seputar profesi kesehatan dan puisi. Anda bisa mengenalnya lebih jauh dengan mengikuti kicauannya di Twitter. Dan jika Anda berminat untuk menjadi blogger tamu di sini, silahkan ikuti penjelasannya di laman Guest Blogger

Share Button
This entry was posted in Internet and tagged , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

14 Comments

  1. Posted 29/01/2012 at 14:30 | Permalink

    Ada penulis tamu lagi rupanya di sini. Sepertinya saya kenal ini. 🙂

    Tentang masalah keamanan, ini yang terjadi pada saya sekarang ini, justru saya mulai peduli sejak sering melakukan transaksi finansial melalui internet. Saking pedulinya masalah keamanan ini, kini saya tak berani menggunakan komputer dan akses internet lewat jalur internet dan komputer umum. Saya lebih memilih pakai komputer dan internet pribadi saja yang lebih aman ketimbang cari Wi-fi gratisan tapi tak aman.

    Saya setuju masalah pengecekan reputasi sebuah situs itu juga sangat penting buat keamanan. Saya untuk mengecek reputasi sebuah situs menggunakan add-on WOT di Chrome. Ini lumayan membantu saya sebelum memutuskan untuk klik dan menjelajah lebih lanjut. Selain tentunya anti virus dan firewall bagi saya juga wajib ada buat membentengi komputer saya.

  2. Rinaldy Sam
    Posted 29/01/2012 at 15:50 | Permalink

    Buat saya yang paling penting itu…
    Koneksi kencang dan Unlimited…. secara saya seorang downloader… (^ ^
    Dikit2 download… dikit2 download… (^ ^

    Ini tulisan Guest BLogger juga ya… (^ ^

  3. iskandaria
    Posted 29/01/2012 at 17:22 | Permalink

    Wah, ada penulis tamu yang kayaknya udah nggak asing lagi bagi saya 🙂

    Tentang masalah kenyamanan dan keamanan, kesimpulan saya yaitu sebagai pengguna, kita harus lebih pro-aktif (tidak pasif). Mulailah berhenti menyalahkan pihak/orang lain dan mulailah berusaha menjadi pengguna Internet yang cerdas. Itu kesimpulan saya. Kendali sepenuhnya ada di tangan kita sebagai pengguna. Tinggal masalah mau memanfaatkan teknologi yang ada atau malah apatis ^^

  4. TonyKoes
    Posted 29/01/2012 at 19:03 | Permalink

    Soal keamanan..? Kayaknya memang dunia maya ini semakin gak aman saja..
    Point no:
    4A. Spamming, ini memang sangat menjengkelkan diriku ini..
    3B. Cocok.. aku pakai Mozila Mas.
    Tambahan agar bisa internetan secara aman dan nyaman, Pulangkan dulu istri ke rumah mertua… 😀

  5. Ipras
    Posted 29/01/2012 at 20:09 | Permalink

    Kenyamanan akan didapat setelah keamanan juga terpenuhi terlebih dahulu, maka berbagai tips keamanan di atas sangat harus dilakukan terlebih dahulu 🙂

  6. Posted 29/01/2012 at 22:11 | Permalink

    Waduh, saya ketiduran tadi, baru 8 jam setelah terbit sempat melihatnya. Sepertinya sudah memalui penyuntingan yang baik :).

  7. KD
    Posted 29/01/2012 at 23:13 | Permalink

    Wah mantap, program penulis tamu di blog nya mas darin mulai ter-realisasi, semangat ya hehehe

  8. Posted 29/01/2012 at 23:35 | Permalink

    kalau bicara soal internet nyaman dan aman menurutku sih yang paling utama. semuanya prioritas, internetnya nyaman dan internetnya aman. Apalagi sekarang internet bukan lagi barang baru bagi masyarakat, so pasti pelayanan kenyamanan dan keamanan dalam berinternet harus dinomorsatukan.

  9. Posted 30/01/2012 at 15:17 | Permalink

    Koneksi internet nih masalah utama saya. Terutama jika mengakses dengan modem yang kecepatannya naik turun.

    Kalo dari sisi peramban, saya cuma menonaktifkan pop up, Bli. Tapi kalau udah lelet minta ampun, ya non aktifkan gambar juga. 🙂

    • Posted 30/01/2012 at 16:53 | Permalink

      Makanya, saya suka pakai Opera, dengan fitur turbo dan penghalang elemennya, bisa membuka halaman berat dengan cepat :).

      • Dendy Darin
        Posted 31/01/2012 at 12:30 | Permalink

        Wah wah, lama2 saya tergiur nyoba Opera juga nih Bli 😀

        • Posted 31/01/2012 at 12:52 | Permalink

          Kalau untuk produksi saya masih menyarankan Firefox, tapi kalau sekadar mau berselancar cepat tanpa kehilangan fungsi fitur web, Opera masih pilihan saya.

  10. Posted 31/01/2012 at 13:15 | Permalink

    Jangan lupa membekali diri dengan norma2 yg berlaku di masyarakat. Karena efek internet bisa mengubah kepribadian seseorang. Meski kita pengennya dapat yg baik2 saja, tapi dampak akses internet sungguh berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia.
    *curcol* 🙂

  11. Pembaca
    Posted 13/03/2012 at 00:55 | Permalink

    wah,,,, saya jadi malas membacanya,,, panjang amir artikelnya 🙁

3 Trackbacks

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*