Mengapa Posting Tiap Hari Sangat Dianjurkan Untuk Blog WordPress Berbayar?

Permasalahan frekuensi update artikel tak hanya masih relevan tuk diperdebatkan, baik dari segi keefektifan pesan blogging, ketersediaan ide, mood menulis, hingga faktor SEO. Saya sendiri memaklumi jika hal-hal tersebut tadi masih relevan tuk ditulis oleh sebagian besar blogger, tapi alangkah baiknya jika setiap blogger menerapkan prinsip ini:

Don’t flow with a wave. Make your own wave!

Atau dengan bahasa lain: jangan ikut-ikutan mengalir, sebaiknya buatlah aliran kita sendiri. Well, kalau Anda sudah blogging dalam kurun waktu yang lumayan, Anda pasti sudah menemukan sisi paling personal dalam menulis yang dapat membedakan warna tulisan Anda dengan blogger lain meskipun sama persis dalam hal tema tulisan. Namun bagi Anda yang belum menemukannya, prinsip di atas patut Anda coba: buatlah ombak kita sendiri, yang bisa di-surfing oleh banyak orang.

Update Artikel Blog Tiap Hari

image: moreindonesia.com

Ok, kembali ke masalah frekuensi update artikel blog, siapa sih yang ngga mau blognya terus ter-update tiap hari? Untuk yang masih ragu seperti perdebatan di paragraf pembuka tadi, it’s ok, tapi pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Blog, sama seperti website pada umumnya, adalah sebuah media online yang aliran aksesnya tak dibatasi oleh waktu, alias 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, 365 hari dalam setahun.
  • Setiap hari, orang membutuhkan informasi segar via online dan mereka biasanya berpaling ke blog. Bahkan kini situs-situs portal berita pun menyediakan versi blog yang kontennya terus ter-update.
  • Blogger di belakangnya adalah manusia yang sangat spesial, karena ia merangkap banyak jabatan, seperti penulis, editor, publisher, atau bahkan manajer jika ia mengelola/menyewa jasa penulis-penulis lepas. Jadi, ini adalah tantangan tersendiri yang menentukan tingkat keseriusan dalam blogging.
  • Gerakan massive blogging telah banyak didengungkan, baik dalam komunitas lokal, komunitas profesi maupun komunitas-komunitas dengan wacana tertentu (seperti yang dilakukan oleh Internet Sehat).

Nah, lalu mengapa bahasannya tentang WordPress berbayar? Apakah dengan blog gratisan atau custom domain tak mendapat perhatian dalam artikel kali ini?

Jawabnya, semua tergantung dari persepsi saja, dan saya akui hal ini juga bersifat subyektif. Apakah domain blog Anda masih nebeng dan hosting Anda masih gratisan, itu bukan sesuatu yang menjadi persoalan, karena artikel ini hanyalah pemicu motivasi bagi blogger-blogger seperti saya yang memiliki blog di WordPress berbayar (self-host), deal? 🙂

Ya, mengapa posting tiap hari sangat dianjurkan untuk blog WordPress berbayar? Sederhana saja, karena alasan utamanya hanya satu, yaitu: finansial.

Hitung-hitungan sederhana dengan studi kasus saya sendiri, untuk memiliki domain pribadi biaya yang dikeluarkan adalah 88.000 rupiah dan untuk sewa hosting di KunciHost 80.000 rupiah per tahun, jadi total biaya ‘keberadaan’ blog di blogosphere dalam setahun adalah 168.ooo rupiah. Ini belum termasuk biaya-biaya operasional lain seperti akses internet dan lain-lain.

Ok, taruhlah 168.000 rupiah itu biaya operasional blog yang sebenarnya, dan bila saya bagi dengan jumlah hari dalam setahun, biaya on air blog yang harus dikeluarkan per hari adalah 500 rupiah (dibulatkan). Sekarang, pertanyaan logisnya adalah: apakah saya akan merelakan 500 rupiah itu lenyap perhari dengan tidak meng-update artikel di blog?

Mungkin ada yang tersenyum geli sambil bergumam “500 perak aja dipikirin“? *hehe* Tapi cukup masuk akal, kan? Itu belum jika biaya hosting Anda lebih mahal dari yang saya gunakan, dan hal ini pun bisa jadi salah satu kriteria untuk lebih memotivasi kita dalam blogging, disamping tentu saja motif-motif menarik lainnya.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah faktor biaya yang dikeluarkan juga memotivasi aktivitas blogging Anda?  Share, please 🙂

Share Button
This entry was posted in Blogging and tagged , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

35 Comments

  1. Mama Murai
    Posted 22/02/2012 at 20:24 | Permalink

    setuju sobat, bayangkanlah betapa ruginya kita kalau membiarkan blog berbayar dalam keadaan kosong sedang kita terus dibutuhkan untuk membiayai hosting tersebut. Lagi pun dengan mengemaskini blog frekuensi pelawat juga akan berterusan mengalir, lebih banyak artikel terindeks bermakna lebih banyak traffik akan datang. Dengan mengemaskini blog secara berkala juga ranking Alexa kita akan semakan menjadi mantap.

    • Darin
      Posted 23/02/2012 at 08:37 | Permalink

      Terima kasih tambahannya Mama 🙂

  2. Ramy
    Posted 22/02/2012 at 21:13 | Permalink

    waktu pertama beli custom domain saya juga mikir “kalau udah beli domain harus rajin posting nih, sayang udah dibeli” , tapi kesini-kesini saya lupa motivasi itu, eh sekarang di postingan ini diingetin lagi 😀

    Saya juga lagi berusaha posting setiap hari, motivasi lainnya adalah sekarang2 ini, blog dari blogger yg pake custom domain kadang suka lambat diindex google, kayaknya seminggu sekali. Jadi harus rajin biar ranking gak merosot 🙁

    • Darin
      Posted 23/02/2012 at 08:21 | Permalink

      Iya mas Ramy. Rasa ’eman-eman’ itu pasti ada kalau kita lalai merawat blog berbayar. Sayang banget kan kalau sudah keluar uang? hehe
      Makanya ayolah migrasi ke WP *ngompor-ngomporin* 😀

  3. Leo Ari Wibowo
    Posted 22/02/2012 at 21:18 | Permalink

    Nggak pernah mikir sampai mendetail seperti ini 😀

    Sebenarnya bagus juga posting tiap hari, baik itu dilihat dari sisi ekonomi, seo, dan lain-lain. Tapi bagi blog-blog yang dikelola secara perorangan dan membutuhkan riset terlebih dahulu sebelum menerbitkan sebuah artikel, saya pikir sangat susah ya kalau harus update tiap hari. Otak diforsir untuk mencari ide dan menuliskannya ke dalam artikel tiap hari…..bisa-bisa stress seperti artikel mas kemarin.

    • Darin
      Posted 23/02/2012 at 08:23 | Permalink

      Betul sekali Mas Leo. Konsekuensinya ya seperti yg mas bilang, kita harus kerja lebih ekstra, apalagi kalau dikelola secara perorangan.
      Tapi sebenarnya ada saja yang bisa dipublish tiap hari, toh dunia blog pada topik yang kita ulas selalu berkembang tiap detiknya 😀
      Ya, cuma masalah konsistensi tadi yg jadi penentunya.

      • Posted 06/10/2015 at 10:52 | Permalink

        Saya juga sepemikiran dengan mas Leo, blog bergenre personal juga nggak harus diupdate tiap hari toh juga nggak mesti ada cerita yang dapat dibagikan, perlu adanya pemikiran dalam membuat satu post saja.

        Kecuali kalau self host di sini adalah website berita atau yang main adsense, sangat dianjurkan dan bahkan perlu untuk mengupdate postingannya setiap hari.

  4. Graha Nurdian
    Posted 22/02/2012 at 22:12 | Permalink

    Inginnya sih seperti itu mas, tapi apa daya hehehe, masih belum kuat mengingat masih banyak kegiatan offline lainnya. Tapi cukup bagus lah buat memotivasi.

    Kalau dari artikel anda saya simpulkan sih bukan tiap hari harus menulis artikel, tiap hari belajar menulis, dan berfikir

    And then, let’s take an action! 🙂

    • Darin
      Posted 23/02/2012 at 08:39 | Permalink

      Yup, itu intinya Mas Graha *toss* 😀

  5. Posted 22/02/2012 at 22:45 | Permalink

    Keknya walaupun berbayar, tapi hasil hibah ndak masuk hitungan 😆

    Mas, detail urusan seperti ini mengingatkan saya gimana detailnya sampeyan mendesain sesuatu.
    Detail seperti ini jarang diperhatikan, termasuk saya didalamnya. Seringkali hanya berfikir global. Satu tahu bayar sekian. Habis perkara.

    • Darin
      Posted 23/02/2012 at 08:27 | Permalink

      Sip pak Aldy 😀 Sangat beruntung bagi teman2 yang dapat domain dan hosting dari hibah hehehe
      Iya pak, saya terinspirasi dari umur ekonomis kalau kita mendesain sebuah bangunan (misal: bendungan). Nanti ada hitung2an pemeliharaan berkalanya yang bisa dihitung saat perencaan desain. Kayaknya ini yang sering dilupakan, jadinya banyak jembatan yang ambruk 🙁

  6. farizalfa
    Posted 23/02/2012 at 00:20 | Permalink

    Itulah nada magis pertama yang membuat saya membeli domain sendiri karna harapannya kalau telah membeli domain, saya bakal rajin mengupdate blog saya. Tapi, sudah hampir satu tahun saya menggunakannya tulisan di blog saya tak lebih dari 70 buah. 🙁

    • Darin
      Posted 23/02/2012 at 08:28 | Permalink

      Senasib mas. Tahun kemarin malah saya lebih parah. Jarang banget publish, padahal argometer hosting jalan terus 🙁

  7. dansapar
    Posted 23/02/2012 at 10:13 | Permalink

    wah jd pengin ngitung juga berapa rupiah per hari yg raib klo gak bikin postingan.

  8. Kaget
    Posted 23/02/2012 at 11:18 | Permalink

    500 rupiah kecil kalau hanya memiliki satu koin. tapi beda cerita kalau segenggam koin 500 rupiah. Dan memang seharusnya posting di terbitkan setiap hari selain melatih otak untuk tetap berfikir sekalipun hari libur.
    Permasalahannya,… saya belum sanggup 😛

    • Darin
      Posted 24/02/2012 at 16:12 | Permalink

      Ah, ngga sanggup atau ngga ada waktu? 😀
      Kelihatannya mas Anto sanggup2 aja deh hehe, ya kan? 😀

  9. Mukti Effendi
    Posted 23/02/2012 at 13:15 | Permalink

    Saya setuju sekali dengan posting anda. Artikel harus kita update setiap hari untuk mendapatkan banyak hal dalam blogging seperti traffic, optimasi seo dll. Thanks. artikel anda sangat memotivasi sekali pada blogger untuk tetap terus berkarya dengan artikel artikel yang berkualitas

    • Darin
      Posted 24/02/2012 at 16:13 | Permalink

      Syukur bisa bermanfaat mas. Sama-sama 🙂

  10. grandchief
    Posted 23/02/2012 at 15:36 | Permalink

    Oh….ini sepetinya cukup susah mas,kalau tidak dipaksakan hehehe

    Mungkin harus mulai mendisiplinkan diri untuk bisa mulai posting tiap hari 🙂

    • Darin
      Posted 24/02/2012 at 16:13 | Permalink

      ‘Memaksa diri’ itu salah satu jalan untuk disiplin, ya kan mas? 🙂

  11. Posted 23/02/2012 at 16:03 | Permalink

    mantap mas..penting mang itu..salam sukses

  12. Arickszone
    Posted 23/02/2012 at 18:02 | Permalink

    thanks infonya..sgt inspiratif…sy smakin smgt posting nih….happy blogging..:)

  13. ibnu ismadi
    Posted 25/02/2012 at 20:35 | Permalink

    betul banget gan.. masa udah mahal2 beli hosting and domain blog na malah dibiarkan bgt saja.. malahan ane byr 400rb [hosting and domain] dalam setahun..

    • Darin
      Posted 26/02/2012 at 15:25 | Permalink

      Nah tuh, harus benar2 dipelihara ya mas Ibnu 😀

  14. iskandaria
    Posted 25/02/2012 at 23:06 | Permalink

    Dengan membeli domain berbayar dan menyewa hosting berbayar, saya jadi merasa punya tanggung jawab untuk terus mengisinya dengan konten yang senantiasa terupdate, walaupun nggak harus tiap hari. Tapi makin banyak atau makin sering posting kan juga punya implikasi lain, yaitu kapasistas disk-space yang makin terbatas dan mungkin juga bandwidth bulanan yang mulai mendekati limit 😉

    Bisa-bisa nanti jadi harus upgrade dalam waktu yang tidak begitu lama..hehehe (kecuali kalau disk-space yang disewa lumayan besar dan pakai bandwidth unlimited). Tapi ini cuma masalah waktu sih. Sama aja sebenernya. Ujung-ujungnya kan harus upgrade juga kalau sudah mendekati limit, walaupun frekuensi update kita tergolong jarang. Intinya pada masalah tanggung jawab aja kalau buat saya. Apalagi jika blognya pengen dimonetize, kan kudu wajib terus diisi atau diupdate, biar makin banyak keyword yang tersebar dan peluang pertambahan pengunjungnya juga makin gede 🙂

    • Darin
      Posted 26/02/2012 at 15:31 | Permalink

      Tambahan yang pas mas Is. Ya, masalah tanggung jawab ini yang luput dari pembahasan di atas.
      Nah, ini jg yg sekarang mulai jadi perhatian saya, yaitu masalah disk space hehe. Kayaknya sbntar lagi upgrade deh 😀

  15. asaz
    Posted 27/02/2012 at 12:55 | Permalink

    kalau sudah domain dan hosting berbayar berarti sudah niat tuh mau ngeblog serius

    • Darin
      Posted 27/02/2012 at 13:02 | Permalink

      Begitulah mas Asep, tapi bukan berarti blog gratisan itu ngga serius. Semua ada porsinya 🙂

  16. Posted 12/04/2012 at 13:44 | Permalink

    Kalau dihitung secara matematis, memang akan terasa rugi saat pengeluaran tak sebanding dengan “pemasukan”. Tapi terkadang ngeblog tak selalu dikaitkan dengan nominal, tapi lebih pada hati.. 🙂

  17. Thekrim
    Posted 17/04/2012 at 23:00 | Permalink

    Mungkin kalo g tiap hari update sih ga terasa, yang terasa kalo blog dengan domain dan hosting berbayar tapi g terurus, sangat disayangkan. Saya pernah melihat sebuah blog yang mungkin hampir tiap hari update tapi kalo saya perhatikan isi posting g terlalu berbobot. Hal ini terlihat seperti memaksakan, seolah2 update cuma sebuah formalitas aja agar blog terisi posting.

  18. Posted 18/12/2012 at 10:30 | Permalink

    bener juga ya apa yang anda sampaikan diatas, sebuah blog sangat rugi bila tidak melakukan pengupadate-an posting tiap hari terutama blog yang memakai hosting berbayar
    Insya Allah saya juga akan update blog secara rutin dan kalau bisa tipa hari minimalnya satu posting saja
    terima kasih atas ulasannya, sangat motivatif

    • Darin
      Posted 05/02/2013 at 10:36 | Permalink

      Ini juga sebagai pengingat diri pribadi mas. Syukurlah kalau bisa memotivasi yang lain.
      Trims tambahannya 🙂

  19. Posted 09/05/2014 at 12:19 | Permalink

    Saya juga sedang mencoba mengupdate blog setiap hari. Tapi, itu tak semata-mata untuk menaikkan jumlah pengunjung. Tapi ini bagian dari menjaga nafas saya sebagai penulis. Dengan rutin menulis setiap hari, saya tidak akan kehilangan kata dan gagasan. Salam!

  20. Posted 20/11/2014 at 12:52 | Permalink

    Pembiasaan menulis di blog akan melatih menjadi seorang jurnalis, berfikir untuk mendapatkan ide untuk dijadikan sebuah berita…so ayuk ngeblog….

  21. Posted 28/01/2015 at 18:00 | Permalink

    Iya, Mas. Setuju. Dengan domain berbayar seharusnya membuat kita lebih semangat dalam berkarya. Tapi setahun yang lalu, jumlah postingan saya pun sangat memprihatinkan. Saya sampai tidak berani menghadapi kenyataan dan menghitung detil berapa pengeluaran sebagaimana Mas Darin. 😥

    Pertanyaan saya, gimana caranya uang yang sudah kita keluarkan itu bisa balik modal ya Mas? Apakah cukup hanya dengan Google Adsense?

    Mohon pencerahannya…

3 Trackbacks

  • […] Sebaliknya, hal itu justru dijadikan bahan bakar ekstra yang mampu menumbuhkan kepercayaan diri dalam menulis. Saya pun masih menganggap tak ada perubahan berarti pada tulisan-tulisan saya. Tapi saya yakin, apa yang saya lakukan ini akan membuahkan hasilnya suatu saat nanti. Dan keyakinan itulah yang mampu memberanikan diri tuk terus belajar blogging lewat mengembangkan teknik menulis dan update tiap hari. […]

  • By Jangan jadikan pembaruan tulisan blog sebagai beban. | PersonField on 11/04/2012 at 23:27

    […] stress hanya gara-gara ingin mengupdate blog. Walaupun Mas Darin dalam artikelnya yang berjudul Mengapa posting tiap hari sangat dianjurkan untuk blog wordpress berbayar, menyarankan sebaiknya blog diupdate setiap hari, coba cerna kembali artikel tersebut, Mas Darin […]

  • […] menyebalkan, tapi perlu. Menyebalkan – entah – mungkin karena saya serasa punya ‘hutang‘ pada blog ini. Saya seperti kena kutukan always finished what you have started, alias selalu […]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*