Mengenal Jenis Kereta Yang Muncul Saat Musim Lebaran, Sudah Tahu?

Ketika berburu tiket kereta api di musim Lebaran, pernahkah kamu terpikir apa saja jenis kereta yang dioperasikan oleh PT. KAI untuk mengangkut seluruh penumpang yang jumlahnya membludak berkali lipat dari biasanya?

Ternyata, untuk menghadapi lonjakan penumpang yang jumlahnya sangat banyak ini, PT. KAI sudah punya beberapa rencana. Selain menjual tiket mudik dan balik sejak jauh-jauh hari, PT. KAI juga mengeluarkan rangkaian kereta yang hanya muncul di musim seperti ini.

Kereta Lebaran Reguler

Jenis kereta yang pasti selalu ada adalah kereta Lebaran reguler. Kereta ini adalah rangkaian yang beroperasi setiap harinya untuk mengangkut penumpang dari satu kota ke kota lain dengan jumlah gerbong standar.

Kereta-kereta ini pun tetap beroperasi sesuai dengan jadwalnya, dan tiketnya sudah bisa dibeli secara daring sejak tiga bulan sebelum keberangkatan.

Jenis Kereta Lebaran Tambahan

Kereta Tambahan Lebaran

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT. KAI mengoperasikan kereta tambahan yang digabungkan ke gerbong kereta reguler. Tidak hanya kereta ekonomi yang mendapatkan gerbong kereta tambahan, tetapi juga kereta api kelas bisnis dan eksekutif pun mendapatkan tambahan rangkaian gerbong untuk mengangkut penumpang ke kota tujuan.

Seperti halnya kereta reguler, tiket kereta tambahan Lebaran ini juga bisa dibeli lewat cara daring. Dan biasanya tiketnya pun sudah terjual habis sejak jauh hari mengingat tingginya animo masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pulang ke kampung halaman.

Tidak hanya disediakan kala musim mudik Lebaran, kereta tambahan juga dioperasikan ketika musim balik. Selain itu, kereta ini juga beroperasi ketika musim liburan sekolah, libur Natal dan Tahun Baru, serta momen lonjakan penumpang lainnya.

Jenis Kereta Lebaran Fakultatif

Kereta Fakultatif

Kereta reguler dan kereta tambahan mungkin sudah bukan nama yang asing bagi penumpang kereta api. Tapi tahukah kamu dengan Kereta Fakultatif?

Kereta ini biasanya juga disebut sebagai kereta alternatif yang hanya dioperasikan ketika puncak arus kepadatan penumpang kereta api terjadi. Biasanya, kereta fakultatif hanya beroperasi pada puncak arus mudik dan arus balik Lebaran, selain itu juga beroperasi ketika hari Natal dan Tahun Baru.

Berbeda dengan kereta tambahan yang gerbongnya dipasang pada rangkaian kereta reguler dan jadwalnya mengikuti kereta utama, tidak demikian dengan kereta fakultatif. Rangkaian kereta ini tidak memiliki jadwal pasti karena dioperasikan secara terpisah.

Tiketnya pun hanya bisa dibeli mendekati hari pemberangkatan, karena jadwalnya baru ditetapkan oleh PT. KAI dengan mendadak. Demikian pula dengan jumlah keretanya, biasanya tidak terlalu banyak, tak seperti gerbong kereta tambahan yang biasanya cukup banyak.

Sumber Foto: photo.sindonews.com

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer