Menjadi Kompasianer!

Beberapa hari yang lalu saya mendaftar di salah satu komunitas kepenulisan online, Kompasiana, dan langsung merasa surprise. Gimana ngga? Ternyata di situ bertebaran tulisan-tulisan bagus, kadang mencengangkan, aktual dan inspiratif. Para penulisnya pun datang dari berbagai kalangan – seperti layaknya blogger – ada guru, wartawan, dosen, penulis, dokter, mahasiswa, pengusaha, bahkan pelajar dan ibu rumah tangga ikut berjejal tumpah ruah di sana.

Surprise saya pun makin menjadi, karena tak jarang kita kan menemukan sudut pandang yang berbeda dari sebuah peristiwa, entah itu yang serius sekelas politik maupun obrolan ringan seputar keseharian. Great.

Kompasiana memang beda. Kita sebagai member tak hanya akan disuguhi banyak pilihan artikel, menyumbang tulisan dan saling berdiskusi. Media ini juga mampu menguak gerbang pertemanan dengan orang-orang baru yang memiliki satu kesukaan, yaitu dunia tulis menulis. Beberapa bahkan memang seorang penulis yang sudah menelurkan beberapa buku. Jadi, kesempatan untuk belajar di dunia ini sangat terbuka.

Wah, asyik sangat 😀

Yup, di tengah maraknya pilihan bahan bacaan di internet bagi blogger, mungkin Kompasiana bisa jadi alternatif yang menarik.

Kalau sobat? Kompasianer juga? 🙂

Share Button
This entry was posted in Blogging, Social Media, Tips Menulis and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

20 Comments

  1. Posted 08/05/2011 at 01:03 | Permalink

    Pertamaxxx kah ?

  2. Posted 08/05/2011 at 01:09 | Permalink

    Saya belum daftar,Kang..cuma memang suka mampir aja…memang kita disuguhkan berbagai sudut pemikiran baru yg mungkin belum terlintas di pikiran kita..sangat bagus untuk benar-benar menerima “angin segar” pemikiran baru…

  3. Zahra
    Posted 08/05/2011 at 01:51 | Permalink

    keren kompasiana dan kompas.com
    Aku suka mereka jago bikin multisite, panels dan gridnya.
    Apalagi delegasi penulis.. jangan di tanya..

  4. Posted 08/05/2011 at 04:19 | Permalink

    Tekape dulu 😀

  5. Ami
    Posted 08/05/2011 at 04:13 | Permalink

    Aku pernah baca kompasiana dan ada yang bangga dia banyak dikunjungi orang menulis hal dengan judul heboh. Menyangkut agama agama gitu. Ibarat film “?”. Aku punya banyak teman non muslim, tapi tetap beranggapan lakum dinukum waliyadin. Gak ngucapin natal, paskah ato yang lain. Masalah prinsip pribadi aja, gak memaksakan diri ke yang lain, lebih nyaman kayak gitu

  6. Cahya
    Posted 08/05/2011 at 19:53 | Permalink

    Saya tidak memiliki jalur untuk membahas topik-topik yang memang menjadi mainstream nostalgis nan menggugah untuk ditulis pada umum. Saya rasa untuk jurnalisme warga, kompasiana sangat bagus, meski saya jarang masuk ke dalamnya karena bukan bagian dari komunitas. Meski kadang terpaksa masuk karena ada satu – dua artikel yang menyudutkan profesi atau perlu ditengok sendiri kebenaran penulisannya.

    • Posted 10/05/2011 at 22:21 | Permalink

      Selera orang memang beda-beda ya bli? 🙂

  7. bdangkal
    Posted 08/05/2011 at 19:47 | Permalink

    mas darin tulisn yg mana? Sy baca kelak deh… Sukses ya!

  8. Posted 08/05/2011 at 23:26 | Permalink

    Aku juga suka tulisan dari kompasioner yang merubah paradigma tentang seks. Yaitu si Mariska Lubis. 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  9. rahad2six
    Posted 08/05/2011 at 22:32 | Permalink

    belom punya nyali sih untuk nongkrong di kompas, soalnya tulisan2 di blog aja masih amburadul

  10. Posted 09/05/2011 at 16:36 | Permalink

    jangan lupa saya di add ya? 😉

  11. Posted 09/05/2011 at 20:40 | Permalink

    Saya masih jadi pengunjung disana mas… Memang manteb kok kompasiana dan kompasianernya… Punya karakter masing2 dalam penulisannya…

    • Posted 10/05/2011 at 17:55 | Permalink

      Itu juga yang menarik bagi saya mas Dhan 🙂

  12. Posted 10/05/2011 at 00:32 | Permalink

    Tulisan yang disajikan oleh para kompasianer memang beragam dan berbobot…. Saya sebenarnya sempat daftar di situ, tapi begitu tahu kejadian yang menimpa salah satu kompasianer akhirnya saya mengurungkan niat menulis disitu… Saya merasa ngga fair dengan perlakuan admin kompasiana…

    • Posted 10/05/2011 at 17:44 | Permalink

      Wah, memangnya apa yang terjadi bro? Apa mungkin tulisannya terlalu vulgar dan provokatif?
      Kalau saya tujuannya ya untuk ajang belajar menulis dan pertemanan.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*