Misteri Six Degrees of Separation: Apakah Saya Terhubung Dengan Anda?

Beberapa bulan sebelum pernikahannya, sepupu perempuan dari istri saya memberitahu tentang hal ihwal calon pasangannya lewat telepon. Saat itu saya sedang bekerja di Oksibil, Papua, dan layaknya orang yang sedang kasmaran – saya fikir – sangat wajar jika sepupu istri saya itu begitu antusias sekali menceritakan sosok pujaannya. Namun ternyata tak hanya itu, karena ia juga memastikan bahwa saya akan terkaget-kaget saat saya mengetahui orang yang dimaksud. Nah, gimana ngga penasaran coba?

Dan benar saja, sampai saat acara ijab qobul usai, saya masih tak habis fikir, ternyata orang itu adalah teman saya sendiri! Yang pernah satu kos dengan saya dan rumahnya di Cirebon pun letaknya tak begitu jauh dari rumah orang tua saya! What? Kok bisa ya? πŸ˜€

Mungkin ini efek dari teori Six Degrees of Separation. Teori yang menyatakan bahwa tiap orang di dunia ini masing-masing terhubung dalam mata rantai di enam tingkatan. ‘Temannya teman‘ atau ‘kenalannya teman‘ kadang memang secara tak terduga muncul di kehidupan kita, yang secara tak langsung membenarkan pepatah ‘dunia tak selebar daun kelor‘.

Apa yang dialami oleh seorang teman yang kini menjadi bagian dari keluarga saya itu hanyalah hasil akhir dari rentetan-rentetan hubungan yang pada awalnya terlihat acak (random), tapi sebenarnya memiliki pola yang bertujuan. Teman saya dan saya pun tentu sama-sama tak mengira jika jalan ceritanya bakal begini. Entah, apa ini yang dinamakan rahasia illahi atau hukum alam, atau bisa pula teori Six Degrees of Separation itu yang sekali lagi membuktikan keabsahannya.

Di buku karya Jeffrey W. Meshel yang berjudul Secrets of a Master Networker-pun kembali saya temukan bagaimana teori ini bekerja. Praktisnya, networking itu bukanlah siapa yang Anda kenal, tapi lebih jauh lagi, yaitu: siapa yang dikenal oleh kenalan Anda. Saya sontak teringat petuah upline saat saya mengikuti salah satu MLM:

Kadang kita harus berfikir bahwa tidak penting siapa yang kita prospek, yang lebih penting lagi yaitu siapa orang-orang yang dikenal oleh orang tersebut. Karena itulah sebenarnya tujuan utama dari bisnis berbasis networking.

Sebentar, sebenarnya apa sih teori Six Degrees of Separation itu?

Well, teori yang pernah diperdebatkan sebagai fiksi atau fakta oleh ABC news ini – katanya – akan mengantarkan kita ke setiap orang yang ingin kita kenal di dunia ini tanpa kecuali. Misal, jika saya ingin berkenalan dan menyampaikan pesan kepada Avril Lavigne, maka pesan itu akan tersampaikan kira-kiraΒ lewat enam jalur perkenalan. Berawal dari – misalnya – teman kerja, lalu teman kerja menyampaikan pesan ke temannya, temannya menyampaikan ke temannya lagi, begitu seterusnya hingga pesan itu sampai secara langsung oleh Avril Lavigne oleh kenalannya. Dan saat membaca pesan itu, Avril dengan suka cita mengundang saya ke mansion-nya tuk dinner bareng *ngayal.. plak!* πŸ˜€

Cikal bakal teori ini pada mulanya sangat fiktif, karena lahir dari sebuah drama karya seniman Hungaria Β bernama Frigyes Karinthy di tahun 1929. Namun entah kenapa, dunia seakan masih penasaran dengan kebenaran teori ini hingga tak kurang Microsoft pun pernah melakukan penelitian tuk menganalisa. Dan hasilnya? Memang terbukti!

Dengan mempelajari milyaran pesan elektronik, hasil penelitian itu menyimpulkan bahwa di antara dua orang yang sama sekali asing satu sama lain dapat terhubung. Pendekatan akurasinya adalah 6,6 level hubungan yang akan menghubungkan siapapun kita dengan – misalnya – Madonna, Dalai Lama, bahkan The Queen.

Hmm, kalau begitu, jangan-jangan saya juga suatu saat nanti terhubung dengan Anda-Anda semua yang membaca artikel ini dong? Who knows? πŸ™‚

Bagaimana dengan Anda, punya pengalaman sendiri tentang fenomena Six Degrees of Separation ini? Share, please.

Share Button
This entry was posted in Opini and tagged , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

19 Comments

  1. grandchief
    Posted 10/03/2012 at 17:32 | Permalink

    Biasanya ini lebih sering terjadi di jejaring social mas,terkadang teman2 kita pada masa sebelumnya bertemu dengan teman2 yang kita kenal pada masa sekarang.

    Dan ketika kita saling berkomentar ternyata teman-teman kita kenal dengan teman2 kita yang lain,sebelum mereka berteman di jejaring social,dan pada kehidupan nyata.

  2. Ipras
    Posted 10/03/2012 at 17:58 | Permalink

    Teori ini koq jadi mirip kayak teknologi informasi ya? hehe… πŸ™‚

  3. iskandaria
    Posted 10/03/2012 at 21:32 | Permalink

    Kalau menurut pandangan saya, semuanya karena permainan energi mas. Bahkan ketika kita memandang seseorang saja (walaupun dia tidak memandang ke kita dan kita belum saling kenal serta sama sekali nggak ada komunikasi), maka kita secara tidak sadar telah menciptakan suatu hubungan atau aliran energi ke arah energi yang ia miliki. Nah, hubungan atau aliran energi ini mungkin suatu saat akan bisa mempertemukan kita kembali dengan orang tersebut (dengan berbagai cara atau mekanisme alam).

    Ini juga mungkin bisa terjadi lewat dunia maya. Oya, ada juga yang namanya karma. Ketika seseorang dipertemukan (oleh mekanisme alam) dengan seseorang, bisa jadi antara keduanya ada semacam hubungan karma yang harus diselesaikan. Hubungan karma tersebut mungkin akan berlanjut ke pernikahan. Jadi, cinta yang muncul di antara mereka bisa jadi juga karena adanya karma πŸ™‚

    Hal itu bisa terjadi karena masa lalu atau buah dari perbuatan di masa lalu. Hmm, mungkin agak pelik untuk memahami hal ini ya mas..hehe

  4. Posted 10/03/2012 at 23:01 | Permalink

    Dunia memang sempit setelah kita mengenal internet dan jejaring sosial, Mas..
    Tanpa itu sepertinya teori enam circle ini sepertinya sulit terbukti keabsahannya..

  5. Posted 10/03/2012 at 23:06 | Permalink

    Dikelompok kecil kami dulu pernah memperdepatkan teori ini bahkan ada yang mengaitkannya dengan kemampuan pendulum seseorang πŸ˜€

    Sampai sejauh ini, saya agak sulit mendapatkan pencerahan mengenai teori ini. Serasa antara hayalan dan kenyataan. Dan aku masih mengganggapkan sebagai Anugrah.

  6. Posted 11/03/2012 at 10:50 | Permalink

    yah, kalau di pesbuk, sering dapat saran dari pesbuk, klo si anu, teman yang sama 100, ditambahkan sebagai teman? wah, padahal nggak kenal sama sekali tuh dengan orang ini, πŸ˜€

    • Kaget
      Posted 13/03/2012 at 11:06 | Permalink

      setahu saya Facebook salah satu social media yang mengusung teori ini, diikuti G+, yang secara tak sengaja bisa saja terhubung dengan temannya ‘teman’. kalau sekarang bukanlah hal yang tak mungkin berkenalan dengan artis, bahkan dekat dan lebih dekat, walaupun cuma didunia maya serasa didepan mata.
      seperti yang dikatakan Mas Is, ini semua energi, kalau saya menganggapnya ‘jiwa bertemu jiwa’ πŸ˜€

  7. Posted 11/03/2012 at 14:54 | Permalink

    Mungkin kalo sama Raisa lebih terhubung kang Darin… hahaha… waktu aku mencoba nyanyiin Greatest Love of All, dia nyanyi acapella dengan indah. Sempet mikir pengen acapella juga

  8. Eks
    Posted 11/03/2012 at 16:15 | Permalink

    wah, saya baru tau tentang teori ini. jangan2 nanti saya bisa terhubung dengan selena gomes πŸ˜€

    • iskandaria
      Posted 11/03/2012 at 17:25 | Permalink

      wakakaaak. Mau juga dong terhubung ama Selena Gomez πŸ˜†

    • Darin
      Posted 14/03/2012 at 22:05 | Permalink

      Amin mas. Kalau ketemu titip salam dari saya juga ya, xixi πŸ˜€

  9. Posted 12/03/2012 at 10:18 | Permalink

    ini tulisan orang kedua yang membahas 6 degree of sparation, beberapa tahun lalu saya membacanya di blog mas roby muhamad, hehe

    thanks buat wacananya πŸ™‚

  10. Madhoni
    Posted 14/03/2012 at 15:50 | Permalink

    “Hmm, kalau begitu, jangan-jangan saya juga suatu saat nanti terhubung dengan Anda-Anda semua yang membaca artikel ini”

    Boleh mas, sapa takut? πŸ˜‰

    • Darin
      Posted 14/03/2012 at 22:01 | Permalink

      Saya kok malah jadi takut ya πŸ˜€

  11. Dery
    Posted 18/03/2012 at 10:43 | Permalink

    wah, jangan2 kalo saya berpikir tentang mas darin, nt pikiran saya bisa tersampaikan nih..
    jadi seperti telepati neh.. haha..

  12. Posted 02/04/2012 at 08:32 | Permalink

    Bisa jadi malah semakin dekat lho, Mas. Angka 6 itu kabarnya sekarang sudah mengecil. πŸ™‚

  13. nia has
    Posted 08/05/2012 at 20:54 | Permalink

    Wah…saya baru saja mengalaminya! Teman saya yg orang Jepang ternyata berkawan dengan istri teman saya. Mereka bertemu di Belanda! It’s a small world, after all…! πŸ™‚

  14. Sinkron
    Posted 14/05/2012 at 18:08 | Permalink

    Saya sering tuh ketemu yang kayak gini di facebook.

    A->B->C->D->E->A ….<~ kalau disingkat kayak gini mas (^ ^

  15. Aditya Awal Sri L
    Posted 21/10/2012 at 07:28 | Permalink

    Saya sudah membuktikan mengenai teori ini sebelumnya dalam dunia nyata πŸ™‚

One Trackback

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*