Pelajaran Blogging Dari Buku Mimpi Sejuta Dolar – Dare to Dream Big!

Seribu orang berjiwa tua hanya dapat bermimpi. Satu orang berjiwa muda dapat mengubah dunia (Bung Karno)

Buku Mimpii Sejuta DolarMembaca buku Mimpi Sejuta Dolar sama halnya seperti menaiki roller coaster. Kadang lurus menghanyutkan, tetiba membelok tajam, beberapa saat kemudian terjun menghentak, berguncang dan tanpa disadari, kita telah disuguhi pengalaman yang tak terlupakan saat roda-roda coaster menyentuh landasan di akhir halaman.

Dibanding dengan novel Deception Point-nya Dan Brown, buku Mimpi Sejuta Dolar memiliki alur yang lebih menyentuh, karena mungkin faktor kejadian nyata yang dialami sendiri oleh Merry Riana selaku lakon utama plus dibalut gaya tulisan hebat nan apiknya Alberthiene Endah.

Perjuangan demi perjuangan seorang Merry Riana yang mampu mengevolusi dirinya dari mahasiswa berbekal setangkup roti tawar untuk makan siangnya di kampus untuk menjadi seorang konsultan keuangan berpenghasilan satu juta dolar di usia 26 tahun, padanannya adalah bagaikan membunuh cerita dongeng Cinderella yang akhirnya jadi permaisuri pangeran berkat bantuan peri semata.

Dan salah satu jurus yang tak mungkin terlupakan bagi saya di buku ini, adalah ketika Merry dan Alva (calon suaminya kelak) melakukan ritual sales marketing yang mengharuskannya bekerja 14 jam sehari, 20 kali persentasi sehari dan full 7 hari dalam seminggu!

Across the limit! Itu yang bisa saya gambarkan.

Ketika batas-batas kemampuan manusia terus didobrak, saat itulah akan tercipta batas-batas baru yang mungkin tak pernah terfikirkan sebelumnya. Daya juang Merry Riana untuk terus melakukan ritual di atas telah melupakan situasi dan kondisi yang mungkin bagi orang kebanyakan adalah sangat-sangat tragis.

Bayangkan, hanya dengan 10 dolar seminggu, Merry harus menyelesaikan kuliah, melunasi hutang pendidikan pada pemerintah Singapura sebesar 40 ribu dolar, dan – hebatnya – masih tetap memelihara mimpi besar tuk mencapai kebabasan finansial sebelum umur 3o tahun!

Perjalanan panjang yang dihiasi suka duka menjadi pembagi brosur di jalanan, pelayan restoran, penjual bunga, tertipu ratusan dolar, gagal merintis bisnis MLM, kandas menjadi pialang saham, hingga akhirnya mendarat di sebuah kantor pemasaran produk-produk finansial sederhana, memahat pribadi Merry sedemikian rupa sehingga ia lupa akan keadaannya sendiri. Mimpi-mimpinya terlalu besar untuk diindahkan meski harus tetap menunggu calon nasabah di halte bus Jurong East hingga lewat tengah malam.

Kami mengakhiri kerja hari itu pukul dua dini hari. Tak ada kendaraan umum lagi yang beroperasi. Aku dan Alva pulang berjalan kaki menuju apartemen. Cukup jauh, mungkin sekitar dua kilometer…

Luar biasa.

Setiap buku yang saya baca – termasuk buku Mimpi Sejuta Dolar ini – dan mungkin juga pengalaman dari Anda semua, pasti memiliki akibat. Meski hanya sebaris kalimat yang menggugah, atau bahkan keseluruhan isi buku, sedikitnya akan mampu memberi pengaruh sifnifikan pada perkembangan pribadi. Dan itu, kadang sulit untuk dilupakan.

Begitupun dengan buku yang telah menjadi buku best seller ini. Untuk aktivitas blogging yang kini saya dan Anda tekuni, ada beberapa poin penting yang bisa kita terapkan dan ambil hikmahnya, yaitu:

Mengajarkan kita untuk memiliki mimpi yang besar

Blogging tanpa tujuan, itu bagaikan terus mendayung perahu tanpa tahu pulau mana yang dituju. Kita akan teramat mudah tuk menyerah saat panas dan hujan menerpa, pun menggigil gentar saat ombak mulai meninggi. Imbasnya, kita akan selalu berfikir, bahwa kembali ke pelabuhan asal dan beristirahat barang sejenak adalah pilihan yang paling nyaman.

Kalau begitu adanya, kembali ke pertanyaan: Seriously, Ngapain sih Kita Ngeblog?

Saya membuat blog DarinHolic ini dengan tujuan untuk menginspirasi sebanyak mungkin blogger-blogger Indonesia untuk menemukan blogging passion-nya. Saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda. Saya ingin berkawan dengan blogger-blogger jenius di luar sana yang juga memiliki passion yang sama. Saya ingin terus belajar dan menuliskan ilmu yang saya dapat dari aktivitas blogging. Dan – tidak munafik –  sayapun ingin menjadikan kegiatan blogging sebagai ladang penghasilan untuk memberi saya kebebasan finansial sebelum saya berumur 40 tahun.

Apakah itu bisa terwujud?

Sangat bisa. Sangat-sangat bisa! (Merry Riana)

Menghargai proses blogging

Kita pasti mengagumi kala melihat seorang pengusaha yang rapi berdasi dan bermobil mewah, seorang pilot yang gagah, seorang penulis best seller, seorang pemimpin yang inspiratif, atau seorang dokter ahli yang tarif suntiknya di awang-awang. Saat itu kita pasti sempat berfikir untuk kelak akan menjadi figur seperti mereka. Ya, kita mencintai apa yang kita inginkan. Tapi pertanyaan berikutnya adalah: sanggupkah kita melewati proses dan perjuangannya?

Sebagai gambaran, untuk menjadi seorang dokter ahli membutuhkan waktu studi yang panjang. Berjam-jam belajar untuk bisa masuk di Fakultas Kedokteran, bertahun-tahun di bangku kuliah, membaca ratusan buku literatur, hingga berbulan-bulan kerja praktek di pelosok daerah. Itu baru waktu. Bagaimana dengan biaya yang harus dikeluarkan? Energi?

Setiap pencapaian sebuah tujuan memiliki proses. Dan untuk blogging, kita semua tahu bagaimana proses yang harus dijalani tergantung dari tingkat keseriusannya. Jika tak mampu menghargai proses ngeblog, apapun bisa terjadi. Kita akan mudah lupa dengan tujuan awal, dan kalaupun nanti teringat kembali, kita kemungkinan telah tertinggal jauh oleh mereka yang terus bertahan melakukan proses tersebut.

Kita tidak bisa berkelit dari proses. Kita tidak bisa menghindar dari ‘merintis jalan’. Semua orang sukses mengalami perjalanan dengan segala lika-likunya sebelum sampai ke titik yang memuaskan. Di dalam perjalanan itulah, ujian akan kesabaran dan kekuatan mental akan muncul. (Merry Riana)

Disiplin pada jadwal update posting

Ingat ritual yang menjadikan Merry Riana seorang milyarder? Ya, kesanggupan tuk bekerja keras, bahkan sangat-sangat keras. 14 jam sehari dalam seminggu dengan 20 kali persentasi adalah hal di luar akal sehat bagi seorang sales kebanyakan.

Ternyata, aktivitas blogging pun bisa disamakan dengan pekerjaan seorang sales. Kita menulis, terus belajar bagaimana menulis dengan benar, lalu mem-publish postingan, menghadapi kritik, mengembangkan network, belajar cara kerja WordPress, terus belajar optimasi blog, dan seterusnya, dan seterusnya.

Apalagi untuk yang berencana untuk terus update minimal satu posting setiap dua hari, ini tentu bukan pekerjaan mudah. Itu jika kita mau mengistilahkan blogging dengan sebuah ‘pekerjaan’. Kita akan terus ‘dipaksa’ untuk mencari dan menggali ide tulisan. Belum lagi ‘dipaksa’ untuk mengatur waktu bila kita memiliki kesibukan lain.

Apakah pernah Anda dicibir oleh sesama blogger dengan kata-kata: ‘itu sih menyiksa diri sendiri‘? Bila pernah, mari kita camkan baik-baik petuah dari Merry:

Disiplin adalah sikap, bukan modal seperti uang atau relasi. Tapi sikap disiplin bisa mengalahkan modal uang dan relasi. Orang-orang yang berdisiplin biasanya memiliki jaminan pasti pada hasil. Mereka tidak meleset membidik target karen atelah terbiasa melakukan sesuatu pada rel-nya, pada waktunya, dan dengan kesungguhan untuk memenuhi itu hingga tuntas.

Melupakan keadaan dan fokus pada tujuan

Apa yang kita lakukan seandainya kita ditawari untuk kuliah dengan uang saku 100 ribu setiap minggu dan harus mengembalikan hutangnya sebesar 300 juta dalam jangka waktu tiga tahun? Mau? Saya dan Anda mungkin akan berfikir seribu kali dan akan memberi sejuta alasan tuk pasrah dan menolaknya.

Tapi Merry tidak. Bukan hanya tak mau menyerah, ia bahkan memaksa fikirannya tuk selalu mencari jalan bagaimana agar hutangnya lunas secepat mungkin dan membahagiakan orang tuanya selama mereka masih punya tenaga dan waktu. Keadaan yang ‘mengenaskan’ itu hampir tak dirasakannya. Semua tertutupi oleh bayangan kesuksesan di masa depan yang ia ciptakan sendiri.

Kita selaku blogger pun setali tiga uang. Banyak dari kita yang karena kurang jelasnya tujuan dan motivasi, sehingga membuat blog-blognya sekarang menjadi sampah blogosphere. Saya iseng-iseng melihat kembali blogspot saya yang lama dan mengecek link-link teman yang dulu sangat akrab di kotak komentar, ternyata kini blog mereka sebagian besar sudah tak terurus, bahkan menghilang dari peredaran.

Saat itu, keadaan saya mungkin sama dengan mereka. Tapi mengapa sekarang saya masih bisa menulis dan mengembangkan kemampuan di media blog, sedangkan mereka tak lagi ketahuan dimana rimbanya? Only God knows.

Apa yang aku capai juga bisa Anda capai dengan membentuk suatu visi yang jelas terhadap apa yang Anda lakukan. Jika Anda telah memiliki pilihan, fokus pada tujuan Anda dan bertekunlah (edited – Merry Riana)

Memiliki partner yang sejalan

Dahsyatnya perjuangan Merry adalah juga sepak terjang Alva. Kisah sepasang kekasih yang akhirnya terikat dalam satu pernikahan ini memberi warna tersendiri pada sebuah buku ber-genre motivasi diri seperti halnya buku Mimpi Sejuta Dolar.

Meski kepribadian mereka bertolak belakang (Merry sangat extrovert sedang Alva cenderung introvert), hal itu malah menjadi sesuatu yang sangat mendukung proses pekerjaan. Bahkan berkat perbedaan itulah yang akhirnya membuat mereka dapat saling mengisi dan mampu memberi kekuatan saat cobaan-cobaan besar datang.

Begitu pula dengan blogging. Kita bisa saja jalan sendiri-sendiri dan merasa bisa tuk melangkah paling depan. Tapi blogosphere bukanlah sebuah dunia yang homogen. Keragaman karakter para blogger justru akan memperkaya pribadi kita jika kita mau mengembangkannya, baik newbie maupun pemain lama sama haknya di hadapan raksasa bernama internet. Dan sudah bukan rahasia lagi bila banyak blogger yang meraih kesuksesan berkat eratnya networking di antara mereka.

Jika Anda akan atau telah memulai satu perjuangan yang mantap, cari dan ajaklah partner untuk mengerti dan memahami passion Anda. Dukungan pendampingan sangat besar artinya untuk menambah kekuatan hati saat kita berjalan. Keberadaan partner yang suportif dan apresiatif terhadap apa yang kita buat akan begitu bermakna. Kita akan bisa merasakan perbedaan, berjuang dengan dukungan dan berjuang dalam tekanan adalah dua hal yang berbeda (edited – Merry Riana).

Bila sudah merasa bisa, tetap down to earth

Hal lainnya yang patut diacungi jempol dari pribadi Merry Riana adalah, meski ia telah menuai banyak kesuksesan dan berlimpah materi, ia tak lantas lupa dengan ‘bumi’ tempatnya berpijak. Itulah yang mendasari misinya yang sekarang diemban, yaitu memberi dampak positif pada sedikitnya satu juta orang di Asia sebelum usianya menjejak 40 tahun.

Aku merasa sangat berbahagia dengan keadaan itu. Kujadikan keberhasilan mencapai kebebasan finansial sebagai target masa muda yang telah terpenuhi. Target selanjutnya, aku akan memaknai kehidupan dengan berbagi kebaikan semaksimal aku bisa, dan selama mungkin.

Mungkin banyak dari kita yang akan bertanya-tanya? Untuk apa ia menyibukkan diri lagi disaat penghasilan pasif akan terus mengalir meski ia tak melakukan apapun? Itulah sifat yang seharusnya kita miliki, juga bagi blogger seperti saya dan Anda.

Blogger tak seharusnya langsung berubah menjadi pribadi yang untouchable saat ketenaran atau satu ilmu telah diraih. Sebaliknya, terus menginspirasi dan menjadi partner blogging yang baik bagi blogger-blogger yang lain adalah misi dan visi yang harus tetap dipelihara. Blogosphere akan terus berkembang. Akan banyak blog-blog lain yang kelak muncul dan bukan mustahil blog-blog itulah yang akan balik menginspirasi saat kita down.

….dan masih banyak lagi

Jujur, saya menyelesaikan postingan ini dengan perasaan kurang puas. Sebenarnya masih banyak lagi pelajaran tentang blogging yang bisa diambil dari kisah Merry Riana di buku Mimpi Sejuta Dolar ini.

Jadi, segeralah cari buku ini dan membacanya. Saya sangat merekomendasikannya sampai-sampai saya berfikir: uang senilai 60 ribuan sangatlah terlalu murah untuk sebuah pencerahan yang luar biasa.

Tapi bagi Anda yang pesimistis, saya sarankan tuk berhati-hati, karena buku ini akan ‘menghantui’ Anda seumur hidup.

Keep blogging and dare to dream big!

Share Button
This entry was posted in Blogging, Buku and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

36 Comments

  1. obat penyakit maag
    Posted 20/01/2012 at 16:30 | Permalink

    udah terbitbelumn ya bukunya???

    • Posted 20/01/2012 at 17:28 | Permalink

      kalo belum terbit gak mgkn mas darin bisa bisa sedikit mengulasnya.
      lagian buku MSD best seller

      • Dendy Darin
        Posted 20/01/2012 at 19:02 | Permalink

        Namanya juga nyepam mas, hehe :p

  2. Posted 20/01/2012 at 18:39 | Permalink

    Saya juga salah satu followernya @MerryRiana, followernya sekarang 160ribuan. Dan hebatnya juga follow balik hingga 110ribuan. Beliau sangat menghargai pertemanan. Banyak sekali melakukan retweet dari testimoni followernya. Saluutt..
    Baru baca ulasannya saya sudah merasakan kehebatan seorang merry riana ini… Inilah yang saya suka dari dunia marketing…

    • Posted 20/01/2012 at 19:55 | Permalink

      Wah, salut dengan Merry Riana yang mau melakukan follow back untuk followernya. Jarang ada selebtwit yang seperti itu.

      • Dendy Darin
        Posted 20/01/2012 at 20:23 | Permalink

        Iya kang Kombor, saya juga sering nanya2 lewat DM dan ternyata dibalas! Salut.

  3. Ipras
    Posted 20/01/2012 at 21:41 | Permalink

    Bakalan ada banyak pelajaran yang bisa diambil nih 🙂

  4. anny
    Posted 20/01/2012 at 21:47 | Permalink

    Bukunya keren juga tips bloggingnya mantap 🙂

  5. stupid monkey
    Posted 20/01/2012 at 21:49 | Permalink

    hmmm …. saya gak aktif tweet nih, btw pengen baca tuh buku, cari dulu ah 😉

  6. Hanif Mahaldi
    Posted 20/01/2012 at 22:03 | Permalink

    salah satu buku yg most wanted bagi saya mas, sayang belum kesampaian untuk beli. hehe.

  7. Posted 21/01/2012 at 08:22 | Permalink

    penasaran dengan pengarangnya, maksudnya profil lengkapnya.
    tweetnya sering berseliweran dengan motivasinya.
    buku yang layak untuk dibaca, sebagai pendorong,
    boleh pinjam kan 😆

    • Dendy Darin
      Posted 21/01/2012 at 14:03 | Permalink

      Boleh mas Kurnia. Tapi ngantri ya, ini juga sedang dipinjam teman 🙂

  8. Posted 21/01/2012 at 09:27 | Permalink

    saya menulis blog. menulis begitu saja. belum punya arah yang jelas untuk apa kelak. hanya bahagia rasanya kalau bisa menumpahkan unek unek dalam bentuk tulisan. 🙂

  9. Posted 21/01/2012 at 13:59 | Permalink

    ada kebebasan finansial dengan ngeblog. itu banyak didambakan orang. Kalo aku sih mencari ilmu, dengan ngeblog, aku bisa membaca banyak referensi.

    bukan kebebasan finansial aku cari, tapi ketaqwaan. soalnya orang bertaqwa akan mendapat rejeki tak terduga dari Allah.

    Semua ada step-stepnya tentu saja, karena antara rejeki dan ketaqwaan saling berkait. Yang hobi nulis, monetize blog, membagikan ilmu dari segi itu. yang belajar agama juga membagikan ilmu, saling mengisilah. Semua ada spesialisasi masing-masing.

    semoga sukses dengan financial freedom dari ngeblog dan barokah, bermanfaat bagi dunia dan akhirat

    • Dendy Darin
      Posted 21/01/2012 at 14:03 | Permalink

      Setuju Mi. Masing-masing dari kita memiliki impian, dan tugas kitalah untuk mewujudkan impian tersebut.

  10. Posted 21/01/2012 at 14:17 | Permalink

    Ayo wujudkan mimpimu dalam blogging, Mas. Saya juga berharap hal yang sama. Proses bikin blog bisa sampai tahapan seperti sekarang ini saja pasti sudah penuh dengan tetesan keringat. Semoga tujuannya tercapai!

    • Dendy Darin
      Posted 21/01/2012 at 16:09 | Permalink

      Amiin. Makasih mbak Nunik atas dukungannya 🙂

  11. Posted 21/01/2012 at 21:50 | Permalink

    selalu…blog ini saya sukai, tiap muncul di email, pastisaya baca meski ga langsung kasih komen hehehe jujur nih 🙂
    wah buku itu memang sedang jadi bahan perbincangan ya..saya sempat ngelirik di tobuk tapi belum sanggup beli 🙂

  12. 3mnnm8
    Posted 22/01/2012 at 21:13 | Permalink

    dari reeviewnya kyknya recommended ni mas. saya beli deh. terimaksih 😀

  13. Aldriansyah
    Posted 23/01/2012 at 12:50 | Permalink

    Wah, inspiratif sekali kisah Merry Riana. Memang jika kita ingin mencapai kesuksesan kita harus berani bermimpi dan berusaha keras untuk mewujudkan mimpi itu meski harus melewati perjuangan yang melelahkan. And then, finally She make it !
    Mimpi sejuta dolar pun teraih.

    Benar mas Dendy didalam dunia blogosphere kita tidak boleh lekas merasa down dan jenuh, namun tetap harus telaten dan tekun. Siapa tahu dari pengalaman kita di dunia blogosphere akan juga membawa kita mewujudkan mimpi kita yang sebenarnya (sukses di bidang yang kita inginkan).

    Saya sangat penasaran dengan buku ini, berharap sekali bisa segera membacanya. Jangan ragu untuk membelinya, jika kita bisa mendapatkan sesuatu yang lebih dari buku ini. Melebihi harga buku itu sendiri.

  14. masyhury
    Posted 23/01/2012 at 13:44 | Permalink

    Saya dah lama mengidam buku ini, tapi belum kesampaian untuk membacanya..
    Pasti isinya lebih keren dari review ini.. 😀

    • Dendy Darin
      Posted 23/01/2012 at 16:17 | Permalink

      Sangat, sangat lebih keren mashury. Buktikan sendiri deh 🙂

  15. ades
    Posted 24/01/2012 at 12:02 | Permalink

    Salut deh, dan banyak pelajaran yg bisa ambil untuk blogger newbie kaya saya. mudah2an bisan dapat bukunya, thank’s bos. salam kenal …

    • Dendy Darin
      Posted 24/01/2012 at 12:08 | Permalink

      Salam kenal kembali. Sama-sama 🙂

  16. Posted 24/01/2012 at 14:01 | Permalink

    Pertama kali mau baca artikel ini langsung ditutup karena kepanjangan,setelah punya cukup waktu artikel semacam ini memang bisa menginspirasi para blogger untuk kembali kejalurnya lagi mas,bisa terus posting dan semangat kembali untuk blogging.

    Semoga bisa tertular semangat dari bukunya 🙂

  17. Posted 21/03/2012 at 11:58 | Permalink

    Buku yang sangat keren pas dijadikan bacaan buat semua blogger
    trims infonya, jika sempat saua akan mampir ke toko buku buat cari buku ini

  18. BloggerAddict
    Posted 24/03/2012 at 00:54 | Permalink

    Menggapai kebebasan finansial dengan menjadi blogger?
    Hmm.. target jangka panjang

    Sebagai pemanasan (saya yakin Merry setuju klo kita melakukan ini), gimana klo kita buat target dapatin 1o jt sampe pertengahan Juni 2012 ini?
    Caranya? Ikutan kontes SEO

    Bagi kawan2 yang berminat, lihat link nya di blog saya
    Sekalian kasi apresiasi ya, soalnya link itu ada di postingan yang saya ikutkan ke kontes SEO tsb. Hitung2 bantu temanlah… hehe…

    OK mas Darin, nais pos
    Karyamu selalu mencerahkan.

  19. Posted 18/08/2012 at 12:18 | Permalink

    Apakah itu bisa terwujud?
    Sangat bisa. Sangat-sangat bisa! (Merry Riana)
    —-
    saya ngeblog karena saya punya mimpi dan cita-cita ….

  20. hend
    Posted 12/03/2013 at 17:11 | Permalink

    mantap

  21. Posted 12/03/2013 at 17:12 | Permalink

    benar benar menginsprasi

  22. rina khusnia f
    Posted 26/03/2014 at 00:10 | Permalink

    good job…kutipan bukunya sangat menginspirasi juga pemilihan kata dalam blog, it’s easy to understand brother, thank u… good luck, semoga lebih up to date lg ya..

    • rina khusnia f
      Posted 26/03/2014 at 00:13 | Permalink

      sorry brother, judul buku yg bersampul uang sejuta dolar (Merry Riana) itu apa ya?

      • Darin
        Posted 01/04/2014 at 16:46 | Permalink

        Yang bukunya kecil itu ya? Judulnya Sejuta Dolar – 365 Hari Sejuta Impian Sejuta Harapan mbak 🙂

  23. Posted 07/12/2014 at 17:42 | Permalink

    Bukunya dikompetisikan SEO aja gan, biar tambah rame…kayaknya bukunya bagus tuh

  24. Posted 19/12/2015 at 14:48 | Permalink

    Excellent blog post. I certainly love this site.
    Keep it up!

    Stop by mmy blog post – buku tafsir mimpi

  25. Posted 06/03/2016 at 02:05 | Permalink

    I’ve read a few excellent stuff here. Certainly
    price bookmarking for revisiting. I surprise how a lot effort you put to make
    such a wonderful informative website.

5 Trackbacks

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*