Rajin Menulis Bisa Meningkatkan Kepercayaan Diri Blogger?

Posted on

Artikel ini ditulis oleh Agus Siswoyo dari AgusSiswoyo.com.

Frekuensi update artikel blog menumbuhkan kebiasaan bagus bagi seorang blogger dalam mengasah kemampuan berpikir cerdas. Proses upgrade kemampuan dapat berlangsung secara alami melalui kegiatan blogging.

Apa manfaat yang bisa kita dapatkan dari blogging? Pertanyaan ini tidak akan pernah habis kita bahas, mulai dari blogger newbie sampai dengan blogger gila monetasi punya sejuta alasan untuk tetap aktif ngeblog. Salah satu manfaat blogging yang saya dapatkan adalah membantu meningkatkan kepercayaan diri untuk bergaul dengan orang-orang yang baru saya kenal. Tulisan blog pribadi adalah media membangun personal branding dan menumbuhkan kepercayaan antara penulis dan pembaca.

Kepercayaan diri dari blogging tidak tumbuh dengan sendiri. Seiring dengan keinginan mengembangkan potensi dan kompetensi diri, kegiatan blogging memaksa saya (beneran nih, pada awalnya saya merasa terpaksa sekali) untuk melahap berbagai pengetahuan baru. Mulai dari membaca buku cetak, majalah pengembangan diri, artikel website sampai dengan jurnal ilmiah. Dengan makin banyaknya referensi yang dibaca, maka makin terasah kemampuan blogger dalam berpikir dari berbagai sudut pandang.

Meningkatkan Kepercayaan Diri Dengan Rajin Menulis

Lalu, apakah pengaruh frekuensi publikasi artikel blog terhadap kemampuan menulis artikel? Langsung saya jawab: pengaruh banget. Ibarat sebilah pisau tajam, bila dibiarkan tanpa dipakai, maka lama kelamaan akan berkarat. Dengan mengasah secara teratur, pisau yang semula tumpul pun bisa menjadi tajam. Itulah manfaat konsistensi diri. Saat inipun saya masih harus mengejar ketertinggalan dari perkembangan dunia blogging. Namun saya tidak harus berlari terbirit-birit karena saya sudah mulai membiasakan diri rutin menulis sejak dua tahun lalu.

Kepercayaan Diri Membuka Potensi Blogging

Masalahnya, bagaimana cara membangkitkan kepercayaan diri untuk kembali ngeblog setelah lama vakum? Menurut saya, ini tak lebih dari masalah konstruksi mental belaka yang mengatakan: bisa karena terbiasa. Jika seseorang mau membiasakan diri dan punya tekad kuat untuk ngeblog, update blog secara teratur bukanlah impian. Pada awalnya, tidak perlu memancang target menuliskan satu artikel setiap hari (seperti yang dilakukan oleh blog DarinHolic.com ini), frekuensi publikasi seminggu dua kali pun sudah cukup karena nanti bisa ditingkatkan sambil terus latihan menulis.

Rajin menulis artikel blog berarti secara teratur mengolah pikiran blogger untuk selalu aktif berproses sesuai kondisi lingkungan. Lebih dari itu, melalui konsistensi menulis artikel blog pribadi menjadikan seorang blogger tertantang menunjukkan eksistensi dirinya, misalnya ikutan kontes menulis dan kopdar sesama blogger. Semakin sering ngeksis di dunia blogging, semakin tumbuh identitas blogger seseorang. Dengan begitu, kita akan semakin terikat untuk bertanggungjawab merawat kehidupan blog pribadi.

Dalam perkembangannya, konsistensi menulis artikel blog merupakan proses memperluas pergaulan. Mau nggak mau tulisan yang tersebar luas di internet dibaca oleh ratusan, bahkan jutaan, pengguna internet di seluruh dunia. Secara tidak langsung kita  jadi lebih pede menghadapi beragam situasi dunia blogging, seperti misalnya mendapat feedback pujian, hujatan, serangan black campaign maupun beragam kegalauan blogger. Dinamika blogging akan memproses blogger menuju kedewasaan diri dan menumbuhkan kematangan sikap dalam berekspresi di internet.

Last but not least, potensi blogging makin terbuka lebar di depan mata. Bukan hanya berkat kehadiran Google Adsense yang kini sudah mendukung konten bahasa Indonesia, tetapi blogging juga menjadi media pengembangan diri untuk lebih percaya diri bergaul di masyarakat, membangun relasi lebih luas dan mencoba berbagai kesempatan bisnis berbasis internet. Tinggal menunggu waktu saja, konsistensi menulis artikel blog akan meledakkan kemampuan terbaik yang Anda miliki.

Enjoy blogging, enjoy writing!

Agus Siswoyo adalah seorang full-time blogger yang menulis tentang motivasi blogging. Ia juga bekerja sebagai penulis lepas (freelance writer) dan membuka layanan jasa penulisan artikel di JasaArtikel.com. Untuk mengenal Agus Siswoyo lebih dekat, Anda bisa follow akun twitter-nya. Dan bagi Anda yang berminat untuk menjadi Blogger Tamu di sini silakan melihat tata caranya di laman Guest Blogger.

20 thoughts on “Rajin Menulis Bisa Meningkatkan Kepercayaan Diri Blogger?

    1. Bener banget mas untuk menjadi konsisten ini butuh jam terbang melwati gunung lembah terjal untuk membuktikan konsitensinya…

  1. kalau blognya gagal tidaks sesuai dengan harapan justru bisa stress cape-cape nulis tidak ada yang baca. hiii serem…

    1. Iya juga sih mas. Tapi yakin saja, kalau kita konsisten pasti buahnya kelak akan muncul 🙂

  2. seringkali, rasa keinginan untuk ngeblog setelah vakum sangat berbeda dengan keinginan sebelum vakum.. entah kenapa setelah saya vakum dari blog ini, saya cuma setengah2 dalam ngeblog,, biarpun sudah pasang target, tapi ujung2nya nt juga lemes lagi mas,,
    semenjak meninggalkan blog jd kurang pd,, ada pencerahan mas?

    1. Saran saya, tulis saja pengalaman mas Dery selama hiatus. Itu bisa memompa kembali hasrat menulis, karena biasanya dgn menulis pengalaman, sisi emosional kita ikut terbawa 🙂

      Oh ya, sudah cek email di Gmail dari saya mas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *