Saatnya Maintenance…

Bagi Anda yang sering berkunjung ke blog ini, tentu melihat adanya beberapa perbedaan drastis. Footer yang tak lagi ada, widget-widget di sidebar yang semakin ramping dan mungkin waktu tuk loading yang membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya.

Ya, blog ini sedang dalam masa perbaikan. Setelah berkali-kali mendapat email dari pihak hosting tentang makin menipisnya kapasitas disk space, saya mulai mempertimbangkan untuk melepas beberapa plugin dan widget. Saya pun sudah mempersiapkan tuk sewaktu-waktu diharuskan untuk upgrade hosting bila ternyata nanti belum juga ada perubahan performa yang berarti.

Salah satu masalah yang masih menjadi kendala yaitu error log yang lagi-lagi terus membengkak. Dan mungkin dengan melepas plugin-plugin dapat ‘memberi nafas’ sementara saat saya berkutat mencari solusinya.

Untuk itu, saya meminta bantuan pada Anda semua tuk sudi memberikan saran dan masukan bagi saya lewat kotak komentar. Saya sangat menghargai setiap saran yang ada, dan saya senang sekali jika Anda menyertakan tautan rujukan untuk bahan referensi.

Share Button
This entry was posted in Jurnal and tagged , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

37 Comments

  1. Posted 04/03/2012 at 11:44 | Permalink

    Di group blogazine banyak tutorialnya tuh bang darin. Ada di facebook..

    • Dendy Darin
      Posted 04/03/2012 at 12:21 | Permalink

      Trims infonya Bang. Ke TKP deh 🙂

  2. Posted 04/03/2012 at 11:54 | Permalink

    kemungkinan error_log membengkak akibat plugin wp comment autoresponder mas, saya juga dulu pernah mengalaminya, solusinya ada di halaman ini
    _wordpress.or.id/wp-comment-autoresponder-error_log.html

    itu pun jika mas darin menggunakan plugin di atas, karena saya lihat di bawah form komentar blog ini ada “notify” untuk follow up lewat email

    cara lain untuk mendisable error_log
    _www.maskukuh.com/disable-file-error_log-pada-wordpress.html

    • Dendy Darin
      Posted 04/03/2012 at 12:25 | Permalink

      Wow, thanks berat infonya Mas Adhani 😀
      Btw, saya ngga pake plugin itu. Mungkin fitur di bawah kotak komentar ini bawaan dari theme-nya.
      Oks, saya langsung terapkan jurus dari mas Kukuh. Manteb mas! 🙂

  3. Posted 04/03/2012 at 12:08 | Permalink

    Yg ini loadingnya lebih ringan dan tampilannya juga ramping Mas.
    Semoga ini jadi solusi untuk mengatasi membengkaknya kapasitas hostingnya.

    • Dendy Darin
      Posted 04/03/2012 at 12:26 | Permalink

      Iya Pak Mars. Ini mungkin pengaruh dilepasnya beberapa plugin dan widget.

  4. Ramy
    Posted 04/03/2012 at 12:09 | Permalink

    hmm, repot juga ya self hosting.. apa ya sarannya, ada sih plugin yg buat compress file2 jadi bisa ngeringanin, tapi kadang bikin template jadi kacau :-/
    atau saran lain, pindah blogspot aja mas #eh

    • Dendy Darin
      Posted 04/03/2012 at 12:27 | Permalink

      Wah, sama aja dengan mudik dong bro. Dari blogspot ke WordPress, balik lagi ke blogspot, xixixi 😀

  5. Posted 04/03/2012 at 13:03 | Permalink

    apa file eror_log nya udah di chmod ke 000 mas darin? filenya ada di folder root atau wp-admin
    liat dulu apa isi erornya, lalu hapus filenya kemudian bikin file eror_log lagi ,baru di chmod 000

    bisa juga table wp-options yg gede karena sering ganti theme/plugin.

    • Dendy Darin
      Posted 04/03/2012 at 13:26 | Permalink

      Sudah saya set jadi 000 mas, di folder root.
      Nah, iya juga tuh. Caranya membersihkan tabel wp-options gmn ya mas?

      • Posted 04/03/2012 at 17:10 | Permalink

        cara cepat pake Plugin Clean Options, sedikit cara pakenya disana jhezer.com/hapus-sampah-blog-dengan-plugin-clean-options/

        tapi plugin tsb lumayan beresiko bikin blog eror mas, kalo gak hati2 milih subtable yg akan dihapus.

        cara lainnya, hapus satu persatu mas yg dirasa gak perlu lwt phpmyadmin 🙂

        • Posted 05/03/2012 at 17:58 | Permalink

          Kalau pakai plugin wp optimize gmn mas?
          Bener harus dicek dulu letak erornya dmn lewat file error_log tersebut, saya pernah mengalami hal serupa mas..

          • Dendy Darin
            Posted 05/03/2012 at 21:57 | Permalink

            Saya pake W3C mas Dhan. Dah saya copot dulu. Kalau dah upgrade baru deh pasang lagi.

  6. Posted 04/03/2012 at 13:33 | Permalink

    He he…, kalau ndak mau kena peringatan, langsung ditingkatkan saja ruangnya Mas, kasih dua tiga kali lipat lebih besar dari yang kita gunakan, biasanya sih tidak akan ada komplain lagi :D.

    • Dendy Darin
      Posted 04/03/2012 at 14:59 | Permalink

      Iya Bli. Thanks sarannya ya 🙂

  7. iskandaria
    Posted 04/03/2012 at 13:55 | Permalink

    Untuk widget alexa rank menurut saya memang layak dicopot karena tidak begitu penting mas, soalnya alexa rank bisa dengan mudah saya lihat pada ekstensi alexa rank yang sudah saya install di google chrome. Jadi, setiap website dan blog yang saya kunjungi, akan ketauan alexa ranknya walaupun adminnya nggak masang widget itu. Termasuk pageranknya.

    Untuk yang lain, kalau bisa dilakukan dengan cara manual, sebaiknya pakai cara manual saja. Misalnya untuk menu posting terbaru. Itu sebenarnya nggak harus pakai plugin atau widget bawaan WP. Kita bisa menambahkan/membuat list sendiri pada kotak/kolom widget text. Cuma perlu sedikit pengetahuan HTML aja kok. Tapi resiko cara manual, setiap kali kita mempublish konten baru, maka kita harus menambahkan list konten baru tersebut pada kolom widget text. Saya biasa mereplace list konten terbawah dengan konten terbaru yang saya posisikan di bagian list teratas.

    Untuk menu lain, misalnya random post, juga bisa nggak pakai plugin. Tutorialnya banyak kok mas. Tinggal googling aja dengan keyword ‘random post wordpress tanpa plugin’, ‘random post wordpress menggunakan PHP’, dsb 🙂 Oya, kotak penulis (author-box) di bawah postingan juga bisa pakai cara manual. Dulu pernah diposting di blog mas MargaSatrya. Tapi saya lupa linknya. Kuncinya cuma sedikit pemahaman HTML dan CSS aja kok.

    Nah, di sini baru terasa manfaat sedikit memahami HTML dan CSS…hehehe (oya, daftar isi blog saya juga nggak pakai plugin, alias cuma pakai cara manual).

    • Dendy Darin
      Posted 04/03/2012 at 15:01 | Permalink

      Wow, thanks pencerahannya Mas Is. Yup, saya sekarang mencoba untuk tidak terlalu tergantung pada plugin.
      Saran yang sangat sip! 😀

      • iskandaria
        Posted 04/03/2012 at 19:08 | Permalink

        Ralat dikit mas Darin. Maksud saya itu bukan random post, tapi related post (yang bisa tanpa plugin itu dan kebetulan saya juga menggunakan cara manualnya). Nah, kalau yang random post tanpa plugin jujur aja saya belum pernah nyoba. Belum tau juga bisa apa enggak.

    • Posted 05/03/2012 at 12:35 | Permalink

      Mas Is, meski saya tahu banyak blogger sudah tech savvy dalam melihat statistik seperti Page Rank, Alexa dll, tapi bagi brand yang kebetulan “nemu” blog kita, dan beberapa orang-orang Agency, data-data itu masih kita perlukan untuk ditampilkan secara “manual” lhoo..

      Pengalaman aja, sih. 🙂

      Jadi, nasehat Bli Cahya patut dipertimbangkan, Mas Darin. Upgrade sekalian gede, hehe.. Saya aja akhirnya ngalah dengan bayar dua kali lipat setahunnya buat hosting, daripada dibikin pusing. 😆

      • Dendy Darin
        Posted 05/03/2012 at 21:53 | Permalink

        Hohoho, iya deeeeh *sambil meringis xixi

  8. adeT
    Posted 04/03/2012 at 15:24 | Permalink

    wow! blogger respect, congratz ya!

  9. Asop
    Posted 04/03/2012 at 15:25 | Permalink

    Saya suka tampilan seperti ini. Minimalis. 🙂

    Tentu saja ringan dibuka. 😀

  10. Posted 04/03/2012 at 16:48 | Permalink

    Koq bisa sih udah sesek hostingnya?

    Kalau buat Rusa, sidebarnya udah cukup koq, gak usah terlalu banyak.
    Yang penting ada recent update dan kolom email untuk langganan itu 😀

    • Dendy Darin
      Posted 05/03/2012 at 21:59 | Permalink

      Halo bang Rusa, thanks dah mampir.
      Ya, sekarang sudah ramping, ga ruwet seperti dulu he2 🙂

  11. Posted 04/03/2012 at 18:28 | Permalink

    Selain mencoba mengoptimalkan tampilan, ada baiknya upgrade juga dilakukan. Tidak bisa dipastikan kapan error melonjak dengan drastis. Saran yang tidak populer, tambah kapasitas. Dan ini tentunya semakin memaksa mas Darin untuk selalu update setiap hari (peace…)

  12. Posted 05/03/2012 at 08:04 | Permalink

    hehe, saya sangat awam dengan hal hal teknis seperti ini. mungkin saya perlu belajar sebelum saya mampu ngeblog dengan hosting sendiri 🙂

    • Dendy Darin
      Posted 05/03/2012 at 21:58 | Permalink

      Hehe, it’s oke mas Jarwadi 🙂

  13. asaz
    Posted 05/03/2012 at 08:38 | Permalink

    sobat saya masih awam tentang wordpres ini juga lagi coba belajar karena ada niat untuk hijrah ke wordpres

  14. Dery
    Posted 05/03/2012 at 10:00 | Permalink

    Mas, email kemarin baru saya balas,, sepertinya kalo masalah space yang membengkak tu gara2 database mysqlnya yang kurang d maintenance, coba mas darin liat database yang mas darin pake untuk blog ini, sizenya besar kah? kalo iya, saya punya tips2 biar database tersebut bisa di minimalisirkan..

    yg pertama adalah menghapus post post revisi.. biasanya wordpress melakukan revisi setiap kali mas darin mbuat posting, yang sebenarnya tidak perlu, caranya masuk phpmyadmin -> pilih tab mysql atau query (*saya lupa) trus eksekusi kode berikut

    DELETE FROM wp_posts WHERE post_type = "revision";

    Semua post revisi akan hilang, lalu yang kedua, agar wordpress tidak melakukan revisi lagi, mas bisa buka wp-config.php, dan masukan kode berikut

    define('WP_POST_REVISIONS', false);

    atau

    define('WP_POST_REVISIONS', 5);

    Jika hanya ingin membuat 5 revisi saja. Dan yang terakhir, adalah menghapus komentar spam, caranya sama kyk yg pertama, cuma yg di eksekusi adalah kode berikut

    DELETE FROM wp_comments WHERE comment_approved = “spam”;

    lebih lengkapnya, coba cek email mas..

    • Dendy Darin
      Posted 05/03/2012 at 21:56 | Permalink

      Makasih sarannya mas Dery. Yup, saya dah terapkan jurusnya.
      Thanks a lot! 😀

  15. Posted 05/03/2012 at 11:54 | Permalink

    wah…blog nya jadi minimalis yak….
    like this yooo…

  16. indobrad
    Posted 05/03/2012 at 12:27 | Permalink

    iya sebaiknya pake themes yg ringan dan plugin yang seperlunya aja sih 😀

    • Dendy Darin
      Posted 05/03/2012 at 22:01 | Permalink

      Betul oom Indobrad 🙂

  17. laia
    Posted 05/03/2012 at 19:52 | Permalink

    Sepertinya loading blog ini cepat,keren lagi…!

  18. andank
    Posted 05/03/2012 at 21:50 | Permalink

    saya juga gini mas, tapi setelah saya analisis yang membengkak kan space punya saya adalah cache dan log plugin w3tc

  19. Posted 07/03/2012 at 07:50 | Permalink

    kalo gue sih solusinya adalah cabut plugin yang gak perlu2 amat, kompresi http dan upgrade space hosting 😀

    • Dendy Darin
      Posted 07/03/2012 at 13:31 | Permalink

      Makasih sarannya. Sip! 🙂

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*