Sudahkah Anda Mengecek Broken Link di Blog?

Setelah membaca artikel dari Bli Cahya yang sedang libur perbaikan, saya jadi tersadar. Sering juga saya temukan link-link yang tak lagi bertuan saat membaca lagi posting-posting lawas, baik yang berada di dalam artikel maupun link yang ada di kotak komentar. Ada yang memang blognya sudah menghilang, link artikel yang sudah raib atau bisa juga si komentator yang terselip mengetikkan URL-nya.

Saya sudah mencoba menggunakan tools-tools online pengecek broken links, seperti BrokenLinkCheck, IwebTool dan W3C Link Checker, tapi hasilnya tak memuaskan dan tak ada solusi lanjutan.

Kemudian saya instal plugin Broken Link Checker untuk WordPress, dan ternyata hasilnya di luar dugaan. Hampir 5 persen link yang berada di blog ini berstatus broken link! Jadi tak heran jika saya harus menunggu cukup lama saat plugin ini diaktifkan dan bekerja memindai link-link di blog yang telah mengudara sekitar setahun lebih ini.

Broken links atau sering disebut juga dead links bagi saya memang sangat mengganggu, karena beberapa hal berikut:

  • Memberi impresi yang buruk pada pengunjung (user experience). Saya sendiri jika saat mengunjungi sebuah blog dan menemukan ada link yang tak lagi eksis, itu cukup untuk membuat saya ill feel dan enggan tuk mengeksplorasi lebih jauh.
  • Menghambat laju spider mesin pencari. Ini sangat berpengaruh pada sisi SEO, karena bots tak bisa melanjutkan proses pencarian di link yang bersangkutan untuk menentukan ranking blog.
  • Mempengaruhi citra blogger selaku publisher. Jika kita salah ketik (typo) link yang dijadikan rujukan, hal itu menghasilkan dua kerugian, yaitu: (1)  kerugian bagi website/blog yang seharusnya bisa diakses oleh pengunjung tuk mengetahui informasi lebih lanjut, dan (2) kerugian bagi blog kita sendiri, karena pengunjung secara tak langsung mencap kita sebagai blogger yang tidak/kurang profesional.

Analogi yang sederhana adalah – misalnya – saat kita mengunjungi sebuah supermarket tuk membeli mi instan. Apa yang kita rasakan sewaktu menelusuri rak-rak yang bertanda ‘mi instan’ ternyata yang ada malah produk-produk kopi instan? Tentu sebel bin keuheul, kan? 😀

Dan plugin Broken Links Checker memiliki beberapa kelebihan yang sangat saya sukai, yaitu:

  • Mampu memonitor secara terus menerus link-link yang berada di postingan, page, kolom komentar, maupun blogroll.
  • Responnya cepat dalam mendeteksi link yang tak bekerja secara semestinya, link gambar/foto yang hilang dan link-link redirect.
  • Plugin ini langsung memberi notifikasi yang bisa diatur, baik notifikasi lewat dashboard ataupun email.
  • Bisa mengubah tampilan broken link, jadi pengunjung dapat melihat perbedaannya.
  • Dapat mencegah mesin pencari untuk melanjutkan proses crawling pada broken link.
  • Broken link dapat diedit langsung dari halaman plugin ketimbang harus mengeditnya satu persatu. Ini tentu sangat menghemat waktu.

Nah, untuk saat ini saya bisa bernafas lega karena ada plugin yang terus bekerja memantau link-link yang datang. Saat Anda mengisi URL link di kolom komentar di bawah ini pun nantinya akan melewati proses itu, dan jangan heran jika ternyata link Anda tak lagi berfungsi.

Jadi, saran saya, periksa kembali URL blog Anda saat mengisi kotak pengisian URL. Jangan sampai plugin Broken Links Checker mengategorikannya sebagai broken link, oks?

Anda punya pengalaman sendiri dalam menyikapi broken link di blog? Atau Anda memakai siasat tersendiri yang bisa dibagi di sini? Share, please :)

Share Button

About Darin

Hai, terima kasih sudah membaca artikel di blog ini. Untuk selanjutnya, Anda bisa berlangganan artikel secara gratis via RSS Feed atau lewat Email. Dan untuk mengenal saya lebih dekat, mari cuap-cuap bareng di Twitter dan jangan lupa sempatkan buka laman About dan Arsip blog ini.
This entry was posted in WordPress and tagged , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to Sudahkah Anda Mengecek Broken Link di Blog?

  1. Cahya says:

    Ya Mas, tautan yang rusak itu pokoknya bikin serba salah, saya malah kebanyakan dapat dari borang tanggapan daripada konten itu sendiri.

  2. jarwadi says:

    Ada ngga sih tool online untuk check broken link. Soalnya blog saya ngga bisa diinstall plugin 3rd party :)

  3. chartini says:

    Permisi, cuman mau share aja nih. ada info lomba bikin artikel. Hadiahnya lumayan ada 2 buah printer laser jet dan voucher. Caranya tinggal like fanpage >> http://www.facebook.com/anugrahpratamacom. Dan ikuti Contest menulis artikelnya.
    Terima kasih

  4. adetruna says:

    plugin bagi pengguna wp berbayar … bagi saya pengguna blogspot musti dicari solusinya nih … Google-ing ah! *artikelnya kweren, trims :)

  5. amdhas says:

    Klo di wp dibatasi dengan robot.txt saja bang darin,,itu biasanya pada komentar kan?

    Ini contoh robot.txt dari askapache,
    klo buat SEO memang berguna tapi buat kebergunaan tak berguna.

    User-agent: Googlebot-Image
    Disallow:
    Allow: /*
    User-agent: Mediapartners-Google*
    Disallow:
    User-agent: duggmirror
    Disallow: /
    Disallow: /comments/
    Disallow: /category/*/*
    Disallow: */trackback/
    Disallow: */feed/
    Disallow: */comments/
    Disallow: /*?
    Allow: /wp-content/uploads/
    Disallow: *?replytocom

    Nah klo punya bang darin kan seperti ini, tul?
    User-agent: *
    Disallow: /wp-admin/
    Disallow: /wp-includes/
    Sitemap: hxxp://darinholic.com/sitemap.xml.gz

    Cuma memang sebaiknya di cek,,walaupun nungguinnya lama.

    • Darin says:

      Nah, bener juga bang Amdhas. Tapi saya masih suka dengan setting-an plugin ini yang bisa disesuaikan dgn keperluan.
      Btw, manteb bener alternatifnya 😀 Bisa jadi referensi yang bagus buat pembaca di sini.

  6. andi says:

    maksih mas atas infonya..

  7. Kika says:

    Hemmm perlu dicoba plugin ini.

    Salam kenal Mas. Inspiratif!

    Sudah lama tidak keliling mengunjungi blog-blog teman, dan saya suka melihat isinya Blog ini.

  8. Ipras says:

    O ya, saya sudah lama gak ngecek setiap link di blog, thanks Mas sudah diingetin :)

  9. bro eser says:

    Kalau ini salah satu plugin favorit saya bro, dan hampir semua blog yang saya buat saya pasangi plugin ini…

  10. dhenycahyoe says:

    Hemmm… saya tidak pernah mengecek hal tersebut mas, mungkin akan saya coba dulu plugin-nya

  11. die says:

    Saya sudah menggunakan pengaya ini, pengaturannya dalam kurun waktu 72 jam sekali mengecek link yang tidak valid. Biasanya saya akan mencoba melakukan fix redirect terlebih dahulu sebelum memutuskan unlink, terhadap link-link yang patah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *