Selama bekerja sebagai freelancer di salah satu proyek di Kupang, saya kerap merasa heran dengan apa yang dilakukan oleh Ketua Tim saya. Meski beliau adalah seorang insinyur bertitel CES dari Perancis di bidang hidrologi dan hiraulika, tapi kemana-mana selalu menenteng buku dasar-dasar hidrologi edisi lama. Hmm, bukankah seharusnya ilmu-ilmu dasar sudah tak jadi masalah dan sudah pasti rumus-rumus dan formula tentang rekayasa itu telah melekat di otaknya?
Saya makin heran ketika mendengar jawaban beliau ketika saya menanyakan hal tersebut. Apa jawabnya? Untuk bahan belajar.
Beliau kemudian bercerita, bahwa ilmu di dunia ini, termasuk bidang hidrologi dan hidrolika, akan terus berkembang. Akan banyak software-software baru bermunculan tuk mempermudah kalkulasi, rumus-rumus baru tuk menghasilkan pendekatan perhitungan yang lebih cepat dan akurat, dan tentu saja itu tak akan bisa diikuti tanpa menyimak kembali dasar-dasarnya.
Hal ini membuat saya berfikir… Continue reading

Membaca buku Seven Years to Seven Figures karangan Michael Masterson seperti memutar lagi kaset yang berisi lagu-lagu lama, karena di buku ini – lagi-lagi – menekankan pentingnya menentukan prioritas dalam mencapai tujuan hidup.