Ngeblog adalah sebuah aktivitas online yang sungguh menyenangkan. Disini kita bisa berlatih menulis, mengeluarkan isi hati, fikiran, uneg-uneg juga opini tentang suatu permasalahan tertentu. Dan tanpa seorang editor galak di ujung sana yang membenarkan atau menyalahkan, sekali kita klik publish, detik itu pula tulisan kita langsung nongol di web dan dapat diakses oleh orang-orang di seluruh dunia. Asyik sekali, bukan?

image courtesy: stopandbreathe.com
Topik tulisan pun suka-suka. Sesuai slogan you are what you blog, sebuah blog adalah pencerminan yang unik dari sang narablog di belakangnya. Jadi ngga heran jika blog-blog yang kini mapan memang berawal dari blog ber-genre personal yang notabene mengeksplorasi kegemaran dan hobby. Contoh, Darren Rowse yang gemar fotografi. Sebelum melejit dengan problogger.net-nya, ia lebih dulu mengawali karir ngeblog di blog yang membahas seputar fotografi. Dan banyak lagi blogger-blogger yang sukses berawal dari blog personal karena hanya dengan cara itulah passion blogging akan terasah. Lha tema-nya ngga jauh-jauh dari kita sendiri kok.
Namun anehnya, meski sudah menyetel topik personal di blog, kadangkala kita dihadapkan pada kondisi stuck alias ngga tau bahan apa lagi yang mau ditulis. Blogger’s block pun datang tanpa diundang, dan bila tak diatasi sesegera mungkin, bukan mustahil momentum ngeblog akan kocar-kacir ke titik nadir.
Apa solusinya? Continue reading →