Ngeblog adalah sebuah aktivitas online yang sungguh menyenangkan. Disini kita bisa berlatih menulis, mengeluarkan isi hati, fikiran, uneg-uneg juga opini tentang suatu permasalahan tertentu. Dan tanpa seorang editor galak di ujung sana yang membenarkan atau menyalahkan, sekali kita klik publish, detik itu pula tulisan kita langsung nongol di web dan dapat diakses oleh orang-orang di seluruh dunia. Asyik sekali, bukan?

Ngeblog Itu Asyik

image courtesy: stopandbreathe.com

Topik tulisan pun suka-suka. Sesuai slogan you are what you blog, sebuah blog adalah pencerminan yang unik dari sang narablog di belakangnya. Jadi ngga heran jika blog-blog yang kini mapan memang berawal dari blog ber-genre personal yang notabene mengeksplorasi kegemaran dan hobby. Contoh, Darren Rowse yang gemar fotografi. Sebelum melejit dengan problogger.net-nya, ia lebih dulu mengawali karir ngeblog di blog yang membahas seputar fotografi. Dan banyak lagi blogger-blogger yang sukses berawal dari blog personal karena hanya dengan cara itulah passion blogging akan terasah. Lha tema-nya ngga jauh-jauh dari kita sendiri kok.

Namun anehnya, meski sudah menyetel topik personal di blog, kadangkala kita dihadapkan pada kondisi stuck alias ngga tau bahan apa lagi yang mau ditulis. Blogger’s block pun datang tanpa diundang, dan bila tak diatasi sesegera mungkin, bukan mustahil momentum ngeblog akan kocar-kacir ke titik nadir.

Apa solusinya?

Mungkin sudah banyak tips-tips di luar sana yang Anda temui, wacana-wacana hebat seputar menggali ide postingan blog, juga tulisan-tulisan keren seputar tips menemukan ide tulisan yang disampaikan baik oleh pakarnya maupun newbie sekalipun. Tapi jika Anda masih merasa haus dan masih butuh belaian kasih sayang yang lain *apaan sih?* Mungkin solusi yang akan saya uraikan berikut ini yang Anda cari.Β Ready?

Sebelumnya siapkan selembar kertas, tulis My Blog di tengah-tengah halaman, dan buat empat lengan di sekelilingnya. Just like this

Mencari Ide Postingan Blog

Tulis di masing-masing lengan: Biografi, Hobby/Kesukaan, Hal-hal yang ingin diketahui dan Hal-hal yang dibenci/ditakuti. Sudah? Ok, pertama kita kembangkan lengan Biografi.

Menggali biografi di blog

Sebagai contoh, hal-hal yang akan digali pada lengan Biografi Anda adalah asal-usul Anda, pendidikan dan pekerjaan. Ingat, ini hanya sekedar contoh, karena Anda sendiri yang paling tahu hal-hal apa yang bisa dikembangkan di lengan ini.

Nah, di lengan asal-usul, Anda bisa saja mengembangkannya seperti berikut:

Asal-usul di Blog

Begitu pun dengan lengan pendidikan dan pekerjaan.

Faktor Pendidikan di Blog

Faktor Pekerjaan di Blog

Sekedar tips, prinsip 5W1H (What, Where, Who, When, Why dan How) sangat berperan disini, karena dengan cara itu kita dapat lebih leluasa menguraikan. Ya, apa, dimana, siapa, kapan, mengapa dan bagaimana adalah permulaan kata yang tepat untuk brainstorming topik-topik tulisan nantinya.

Beralih ke lengan Hobby. Di sini – agar lebih spesifik – Anda bisa membaginya menjadi dua, yaitu indoor dan outdoor. Indoor untuk kegiatan atau hobby Anda yang dilakukan di dalam ruangan, sedang outdoor sebaliknya, yaitu aktivitas kegemaran yang dilakukan di luar ruangan. Contoh pengembangannya:

Mengembangkan Hobby Ngeblog

Dengan prinsip 5W1H, kembangkan juga lengan-lengan yang lain beserta anak lengannya, sehingga terbentuk jaringan ide berupa mind map yang bisa Anda buat postingan secara tersendiri ataupun gabungan dari ide-ide tersebut. Inilah salah satu keistimewaan blog personal. Kita takkan kekurangan ide tulisan selama kita mampu tuk terus mengembangkan jaringan ide ini.

Mencari Ide Tulisan Blog

Kelebihan lainnya, kita bisa memilah topik mana yang sifatnya privacy dan mana topik yang dapat digali untuk lebih luas lagi cakupannya. Yes, you know about yourself betterΒ than anybody else.

Oya, untuk membuat jaringan ide postingan blog seperti di atas, saya menggunakan software Mind Map ManagerΒ yang bisa Anda unduh versi trial-nya di sini.

Ok, selamat berkreasi dan menggali ide postingan blog, kawan! πŸ™‚